LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Jadi Kawasan Budaya di Pekalongan, Ini Keunikan Kota Tua Jetayu

Selain batiknya, wisatawan yang berkunjung ke sana juga bisa menikmati bangunan kuno yang penuh sejarah sekaligus Instagramable.

2022-07-12 10:03:00
Jateng
Advertisement

Pekalongan adalah salah satu kota besar yang ada di pesisir pantai utara Jawa Tengah. Di kota itu banyak hal-hal unik yang bisa ditemukan.

Selain batiknya, wisatawan yang berkunjung ke sana juga bisa menikmati bangunan kuno yang penuh sejarah sekaligus Instagramable.

Kawasan bersejarah itu bernama Kota Tua Jetayu Pekalongan. Banyak hal yang bisa dijumpai di kota tua ini, terutama bangunan-bangunan tuanya. Namun masing-masing bangunan tua itu menyimpan cerita sejarah.

Advertisement

Banyak Bangunan Heritage

©jatengprov.go.id

Advertisement

Dilansir dari Jatengprov.go.id, bangunan heritage di Pekalongan memang tersebar di berbagai kawasan. Namun banyak bangunan heritage yang berada di kawasan Kota Tua Jetayu.

Bangunan itu antara lain Kantor Pos, Gereja Protestan, Gedung Societet, Gedung Balai Kota (kini Museum Batik), bekas kantor DPU (kini digunakan sebagai kantor Batik TV), Gedung Pertani, dan rumah mantan pembantu Gubernur yang dibangun pada tahun 1850.

Tak hanya menyimpan bangunan heritage yang bernuansa klasik, kawasan Kota Tua Jetayu biasanya juga menjadi pusat kegiatan masyarakat. Banyak acara-acara baik bertaraf nasional maupun internasional yang diselenggarakan di sana. Setiap pagi, tempat itu juga dijadikan area berolahraga oleh warga maupun anak-anak sekolah yang letaknya tak jauh dari sana.

Selain itu, karena terdapat banyak bangunan tua, kawasan Kota Tua Jetayu menjadi lokasi ideal bagi wisatawan untuk mendapatkan foto-foto yang instagramable. Apalagi para wisatawan juga bisa melakukan napak tilas untuk mempelajari sejarah masing-masing bangunan secara langsung.

Saksi Bisu Sistem Tanam Paksa

©Kotomono.co

Di antara gedung-gedung tua yang berdiri di Kota Tua Jetayu, ada satu gedung yang menjadi saksi bisu sistem tanam paksa. Warga Pekalongan mengenalnya dengan nama Gedung Pertani. Dulunya, gedung itu dibangun Belanda untuk mengatur keuangan dari hasil perdagangan gula antara Hindia-Belanda dengan Kerajaan Hindia Belanda.

Perlu diketahui, Gedung Pertani juga menjadi saksi bisu sistem tanam paksa yang ditetapkan Pemerintah Hindia Belanda pada waktu itu. Pada waktu itu, warga di Pekalongan “dipaksa” untuk menanam komoditas gula.

Demi kelancaran transaksi pengiriman uang maupun transaksi lainnya, Pemerintah Hindia Belanda waktu itu mendirikan Gedung Pertani sekitar akhir abad ke-19. Setelah beroperasi cukup lama, bank itu akhirnya ditutup menjelang kedatangan Jepang, tepatnya tahun 1941.

Kampung Pecinan

©Kotomono.co

Tak hanya keunikan bangunannya, masih di Kawasan Jetayu ada kawasan Kampung Cina. Dulunya ada sebuah gapura yang menjadi penanda pintu masuk ke Kampung Pecinan ini. Saat malam, gapura ini akan menjadi tempat penjaga mengawasi orang yang keluar masuk kampung tersebut.

Ketika Tahun Baru Imlek, warga di kampung ini akan mengadakan Festival Pintu Dalem yang merujuk pada keberadaan gapura ini.

Sayangnya, kini gapura itu sudah dibongkar karena proyek pelebaran jalan. Selain gapura, di kawasan itu ada Rumah Jaksa dan RUmah Kediaman Keluarga Kapitan Thao, orang yang dulu begitu terpandang di tengah masyarakat Cina.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.