Jadi Inspirasi, Anggota TNI di Semarang Ini Punya Sampingan Jadi Peternak Sapi Sukses
Memiliki sampingan pekerjaan tentu boleh saja, asal tidak mengganggu pekerjaan utama. Seperti yang dilakukan oleh seorang anggota TNI ini. Sertu Agus Wijayanto, seorang anggota TNI asal Semarang punya pekerjaan sampingan sebagai peternak sapi potong.
Memiliki sampingan pekerjaan tentu boleh saja, asal tidak mengganggu pekerjaan utama. Seperti yang dilakukan oleh seorang anggota TNI ini. Sertu Agus Wijayanto, seorang anggota TNI asal Semarang punya pekerjaan sampingan sebagai peternak sapi potong.
Ia menjalani aktivitasnya sebagai peternak di sela-sela menjalani pekerjaan utamanya. Bukan hanya soal uang, ternyata Sertu Agus mengaku ingin menginspirasi anak muda untuk melakukan banyak hal.
Ia juga ingin memberi contoh kepada anak muda di lingkungannya agar tak malu untuk menjadi seorang peternak sapi. Begini kisah sukses anggota TNI Sertu Agus menjalani pekerjaan sampingannya sebagai peternak sapi.
Ingin Jadi Inspirasi Anak Muda
©YouTube/Liputan6
Di sela-sela tugasnya sebagai Babinsa, Sertu Agus tak canggung untuk melakoni pekerjaan sebagai peternak sapi potong. Pekerjaan itu telah ia lakoni dalam lima tahun terakhir. Untuk kandang sapi, ia memanfaatkan lahan di belakang rumahnya di Desa Reksosari, Kecamatan Surup, Kabupaten Semarang.
Setiap pagi dan sore ia mencari rumput untuk pakan sapi. Sementara di hari libur, ia baru mengurus sapi-sapinya. Buah kesabaran itu terbayar menjelang Iduladha. Beberapa sapi milik Sertu Agus sudah terjual dengan harga Rp20-25 juta per ekor.
Meski omzetnya hingga puluhan juta, motivasi Sertu Agus dalam beternak sapi tidak semata demi uang. Dia ingin menunjukkan pada pemuda desa agar tidak malu beternak sapi.
“Di sini masih banyak pemuda yang belum lulus sekolah. Jadi biar ada motivasi buat mereka saya ingin menjadi contoh bahwa kita hidup itu harus selalu berusaha. Ini memang sampingan, tapi yang penting halal, barokah, biar jadi panutan semua warga,” kata Sertu Agus dikutip dari kanal YouTube Liputan6 pada Kamis (8/6).
Kualitas Bagus dan Harga Terjangkau
©YouTube/Liputan6
Lima tahun lalu, Sertu Agus hanya memiliki satu ekor sapi. Namun modalnya dikembangkan hingga kini ia bisa memiliki sembilan ekor sapi siap jual.
Seorang pembeli mengaku tertarik dengan sapi hasil ternak Sertu Agus karena kualitasnya bagus dan harganya lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar.
“Alhamdulillah ini harganya untuk penawaran dari Pak Agus Bhabin ini masih terjangkau untuk kalangan di desa-desa. Dari pada di pasar lebih murah di tempat Pak Agus,” kata Jumadi, salah satu pembeli sapi.