LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Ibunda Meninggal karena Covid-19, Tompi Sayangkan Penanganan di Rumah Sakit

Ibunda Tompi, Safira, meninggal dunia pada 23 April 2021 lalu. Belum lama ini, Tompi akhirnya mengungkapkan penyebab meninggalnya sang ibunda. Penyanyi 42 tahun ini menjelaskan jika ibunya meninggal karena Covid-19.

2021-05-17 13:02:00
Tompi
Advertisement

Ibunda Tompi, Safira, meninggal dunia pada 23 April 2021 lalu. Belum lama ini, Tompi akhirnya mengungkapkan penyebab meninggalnya sang ibunda. Penyanyi 42 tahun ini menjelaskan jika ibunya meninggal karena Covid-19.

Kronologinya, menjelang bulan puasa mendiang ibu Tompi melakukan perjalanan menuju Aceh dengan pesawat. Namun, musibah terjadi, ternyata ada salah satu anggota keluarganya yang positif Covid-19.

Masih diselimuti dengan suasana duka, Tompi juga memberikan keterangan mengenai penanganan di rumah sakit saat mendiang ibunya positif Covid-19.

Advertisement

Berikut selengkapnya.

Ambulans

Advertisement

Instagram - Tompi

Hal itu diungkapkan oleh Tompi dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Minggu (16/5). Dalam video tersebut, Tompi memberikan pernyataannya.

Setelah mendiang ibunya positif Covid-19, ia berinisiatif untuk merawatnya di rumah sakit. Namun, ambulans yang diminta Tompi ternyata cukup lama datangnya.

"Saya ngomong dari jam 6 pagi. Tapi ambulans baru ready hampir jam 4 sore. Bayangin gap-nya begitu lama," ungkap Tompi.

Test PCR

Tak hanya menyayangkan mobil ambulans yang memerlukan waktu yang cukup lama untuk siap, ia juga menyayangkan test PCR yang hanya bisa dilakukan seminggu dua kali.

"Lhokseumawe PCR cuma bisa dilaksanakan dua kali seminggu. Padahal dalam kondisi Covid-19 itu Satgas bekerja tujuh hari dalam seminggu," tambah Tompi.

PR Besar

Lebih lanjut, Tompi seperti melayangkan keluhan ini kepada pemerintah dan pihak terkait. Bahwa, penanganan Covid-19 di luar Pulau Jawa masih sangat butuh perhatian.

"Di luar Jakarta, pulau Jawa, fasilitas kesehatan kita masih menjadi PR besar. Cukup ibu saya yang menjadi korban," ucap Tompi.

(mdk/dem)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.