LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Heboh Pernyataan PSS Sleman Pindah Homebase, Ini Reaksi Bupati

Beberapa waktu lalu, Direktur Utama PSS Sleman, Marco Garcia Paulo membuat pernyataan yang bikin heboh dengan mengancam akan memindahkan akan memindahkan "homebase" apabila protes terus dilayangkan suporter. Karena hal ini, Bupati Sleman langsung meminta Marco meminta maaf atas penyataan yang telah ia keluarkan.

2021-10-02 16:30:00
Jateng
Advertisement

Beberapa waktu lalu, seorang suporter menghubungi Direktur Utama klub sepak bola PSS Sleman, Marco Garcia Paulo. Suporter itu meminta pada sang direktur untuk diadakan perubahan dalam tubuh manajemen mengingat rentetan hasil buruk yang ada pada klub itu dan juga masalah-masalah lainnya.

Menanggapi tuntutan dari suporter tersebut, Marco justru mengancam akan memindah “homebase” PSS Sleman bila tuntutan protes itu terus dilayangkan. Alhasil, gelombang protes semakin besar karena adanya ancaman ini.

Menanggapi isu ini, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo langsung memanggil manajemen PSS Sleman untuk memastikan pemindahan “homebase” tidak dilakukan dan meminta Marco meminta maaf. Bupati didampingi Ketua DPRD Sleman Haris Sugiarta kemudian bertemu dengan perwakilan manajemen PSS Sleman di Rumah Dinas Bupati.

Advertisement

Lalu bagaimana hasil dari pertemuan ini? Berikut selengkapnya:

Tekanan dari Suporter

Advertisement

©2021 Bola.com/M Iqbal Ichsan

Kustini mengatakan, pernyataan yang dikeluarkan Marco sebenarnya bukan merupakan pernyataan direksi. Ia menjelaskan pernyataan itu spontan keluar dari Marco karena ada tekanan dari suporter terkait hasil buruk yang diterima PSS pada beberapa laga awal kompetisi BRI Liga 1.

“Beliau sudah meminta maaf atas dampak dari ucapannya. Marco juga bercerita kalau memang sedang tertekan. Tapi saya tadi juga sampaikan agar tetap sabar dan berpikir positif. Karena semua suporter menginginkan performa terbaik di setiap laga,” jelas Kustini, mengutip dari ANTARA pada Sabtu (2/10).

Tanggapan Manajemen PSS Sleman

YouTube/IndofootballHD ©2021 Merdeka.com

Sementara itu perwakilan manajemen PSS Sleman, Hempri Suyatna menjelaskan bahwa hasil buruk yang diperoleh pada beberapa laga awal salah satunya disebabkan karena minimnya persiapan tim. Terkait dengan tuntutan suporter, ia mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah. Namun langkah itu akan ditentukan dengan melihat hasil pertandingan ke depan.

“Beberapa hari lagi PSS Sleman sudah ada pertandingan sebelum jeda dan lanjut ke seri berikutnya. Ini tentu tidak mudah. Tapi kita sudah membicarakan hal ini di internal,” kata Hempri, mengutip dari ANTARA.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.