Haji Bolot Ungkap Awal Kariernya Sebelum Belajar Lenong, Pernah Melakukan Hal Ini
Baru-baru ini, Haji Bolot menceritakan bagaimana Ia mengawali kariernya di dunia hiburan.
Sosok Haji Bolot telah berkiprah di dunia hiburan Tanah Air selama lima dekade dan masih aktif hingga kini. Gayanya pun terbilang masih sangat khas hingga hari ini.
Selama berkiprah, Haji Bolot kerap tampil sebagai pelawak sekaligus pemain lenong Betawi. Di usianya yang ke-78, penampilan Haji Bolot pun masih terbilang prima.
Baru-baru ini, Haji Bolot menceritakan bagaimana Ia mengawali kariernya di dunia hiburan. Ia juga menceritakan pekerjaan apa yang dijalaninya sebelum belajar lenong.
Buruh Pelabuhan
You Tube - KOMENG Info
Hal itu diungkapkan Haji Bolot dalam video perbincangannya bersama Komeng yang diunggah di kanal YouTube Komeng Info pada beberapa hari yang lalu. Dalam kesempatan tersebut, Haji Bolot menceritakan fakta-fakta mengenai dirinya yang tak banyak diketahui orang.
Seperti pekerjaan yang dilakukan Haji Bolot ketika Ia belum menjadi seorang pelawak. Haji Bolot mengungkapkan Ia pernah menjadi buruh di pelabuhan Tanjung Priok.
"Di pelabuhan, jadi buruhlah, kerja, ya kulilah di pelabuhan. Belum melenong, pulang dari pelabuhan tahun 1962 (atau) 1963, pulang, 1964 mulai ngikut-ngikut belajar melenong," ungkap Haji Bolot.
Hanya Kesenangan
Tidak hanya menjadi buruh saja, pada waktu itu Haji Bolot sudah mulai belajar melawak. Tidak sendiri, bersama rekan-rekannya Haji Bolot melawak hanya untuk kesenangan tanpa adanya bayaran.
"Sama teman-teman, banyak. Ada yang punya grup, seringan enggak ada bayaran, tapi senang," jelasnya.
Hilangkan Kepenatan
Tidak mementingkan bayaran, Haji Bolot beralasan pada saat itu Ia dan rekan-rekannya belajar melawak hanya untuk menghilangkan rasa penat. Lalu kemudian pada tahun 90-an Haji Bolot sudah mulai memasuki industri televisi Tanah Air.
"Bukan hobi, untuk menenangkan pikiran lah kita. Akhirnya, tahun 1992 baru main di televisi. Iya tadinya mah kita menghilangkan ini aja, kan tahu sendiri kerjaan di Priok gimana. Kita insaf, kita ikut seni," tutur Haji Bolot.