LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Gunung Api Purba di Jogja Ini Lebih Tua dari Nglanggeran, Ini 4 Faktanya

Di sebelah barat Kota Yogyakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Godean dan Seyegan, Kabupaten Sleman, terdapat deretan perbukitan kecil yang menjulang di tengah sawah-sawah penduduk. Dulunya, perbukitan itu merupakan gunung api purba. Usianya diduga lebih tua dari Gunung Api Nglanggeran.

2021-11-09 17:25:00
DIY
Advertisement

Di sebelah barat Kota Yogyakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Godean dan Seyegan, Kabupaten Sleman, terdapat deretan perbukitan kecil yang menjulang di tengah sawah-sawah penduduk.

Perbukitan yang memiliki tinggi antara 100-140 mdpl itu terdiri dari berbagai nama bukit di antaranya Gunung Ngampon (222 m), Gunung Gedang (193 m), Gunung Gede (218 m), Gunung Butak (154 m) dan Gunung Berjo (175 m). Lalu ada pula Gunung Patuk (231 m), Gunung Wungkal (187 m), dan Gunung Siwareng (194 m). Sementara itu, agak terpisah di bagian barat terdapat Gunung So (173 m) yang terletak di Desa Sidorejo, Godean.

Melansir dari jurnal berjudul “Longsoran Raksasa Gunung Api Merapi Yogyakarta” (2014) karya Sutikno Bronto dan kawan-kawan yang merupakan peneliti dari Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), batuan yang menjadi penyusun perbukitan itu berjenis andesit profili. Jenis batuan ini merupakan hasil pembekuan magma di bawah gunung api pada masa lalu.

Advertisement

Dari penelitian itu, diduga bahwa deretan perbukitan di Godean itu dulunya merupakan sebuah gunung api purba. Bahkan usianya diperkirakan lebih tua dibandingkan Gunung Api Purba Nglanggeran yang berada di Kabupaten Gunung Kidul.

Berikut penjelasan selengkapnya:

Advertisement

Bukti yang Tersingkap

©YouTube/Jogja Plus

Menurut jurnal tersebut, bukti bahwa kawasan perbukitan Godean dulunya merupakan gunung api purba dibuktikan dengan keberadaan batuan andesit profili yang tersingkap di beberapa tempat di antaranya di salah satu bagian Gunung So (175 mdpl) yang berada di Dusun Celungan, Kecamatan Moyudan.

Di tempat itu, singkapan batuan tersebut membentuk kulit bawang berbentuk bulat dengan ukuran 1-3 meter. Di dalam batuan andesit profili tersebut ditemukan xenolit gelas gunung api dan fragmen andesit.

Selain itu, di sisi lain Gunung So, tepatnya di Dusun Jering Kecamatan Godean, terdapat singkapan batuan gunung api yang terdiri dari breksi pumis dan tuf. Batuan dengan jenis yang sama juga tersingkap di Gunung Gedang, Desa Margodadi, Seyegan, dan Gunung Wungkal di Desa Sidorejo, Godean.

Asal Mula Tanah Lempung

©YouTube/Jogja Plus

Seiring waktu berjalan, batuan andesit profili itu mengalami pelapukan hingga menjadi tanah lempung. Melansir dari kanal YouTube Jogja Plus pada Minggu (7/11), keberadaan lempung di bukit itu banyak dimanfaatkan warga sekitar untuk pembuatan genteng dan batu bata. Hal inilah yang membuat sejak dulu Godean dikenal sebagai salah satu sentra pembuatan bata merah dan genteng dari tanah lempung.

Jejak Letusan Gunung Api Purba Godean

©YouTube/Jogja Plus

Berdasarkan jurnal karya Sutikno Bronto, batuan Gunung Api Purba Godean terdiri dari batuan piroklastika yang diterobos oleh batuan beku terobosan. Batuan terobosan ini diduga membeku di dalam dapur magma Gunung Api Purba Godean sehingga dinamakan batuan terobosan semi gunung api.

Berdasarkan penampakan fisik di lapangan, diperkirakan ada tiga tahap penerobosan. Batuan terobosan tertua keadaannya sudah berubah kuat dan menempati deretan Gunung Gede. Terobosan kedua juga terjadi di Gunung Gede, yakni ditandai dengan tersingkapnya batuan terobosan basal yang tersilika sangat kuat.

Sementara terobosan ketiga membentuk Gunung Berjo, Butak, Gedang, dan Ngampon. Sedangkan aliran lava dari terobosan letusan gunung api tersebut sudah membentuk bongkah-bongkah besar berkomposisi andesit berukuran 1-2 meter.

Lebih Tua dari Gunung Api Purba Nglanggeran

©YouTube/Jogja Plus

Dilihat dari jenis batuan penyusunnya, umur  batuan di Gunung Api Purba Godean ini diduga jauh lebih tua dari kedua pegunungan yang terbentuk dari masa tersier seperti Pegunungan Menoreh dan Pegunungan Sewu di Gunung Kidul.

Melansir dari kanal YouTube Jogja Plus, masa tersier merupakan istilah umum untuk penyebutan periode geologi masa 66 juta – 2,5 juta tahun yang lalu. Dengan kata lain usia batuan penyusun gunung api itu jauh lebih tua dibandingkan dengan Lava Bantal Watuadeg dan Gunung Api Nglanggeran.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.