LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Doa Orang Tua dan Artinya, Ketahui Pesan Anjuran Rasulullah

Doa orang tua ini dapat dilafalkan setiap usia melaksanakan shalat atau bisa juga dilakukan kapan saja. Selain mengerti lafal yang benar, Anda juga perlu memahami arti dari doa orang tua.

2021-06-12 13:15:00
Jateng
Advertisement

Bagi setiap umat beragama, doa merupakan salah satu kebiasaan yang selalu dilakukan. Memanjatkan doa kepada Tuhan, tentu menjadi cara untuk menunjukkan keimanan dan kepercayaannya pada Sang Pencipta. Bukan hanya itu, berdoa juga biasanya dilakukan untuk memohon kebaikan dan berbagai kemudahan dalam kehidupan kepada Tuhan.

Termasuk bagi umat Muslim, kewajiban berdoa biasanya dilakukan setiap 5 waktu dalam sehari. Dengan menunaikan shalat 5 waktu mulai dari subuh, waktu siang hari, sore, petang, hingga malam hari, umat Muslim bersimpuh menyembah dan memanjatkan doa hanya kepada Allah SWT. Dengan berdoa, setiap umat Muslim dapat memohon perlindungan dan kebaikan pada Allah SWT.

Salah satu doa umum yang penting untuk selalu dipanjatkan adalah doa orang tua. Sudah menjadi kewajiban bagi setiap anak untuk mendoakan kedua orang tuanya. Dengan berdoa memohon selalu perlindungan dan kebaikan untuk orang tua menjadi salah satu bentuk rasa syukur dan ungkapan terima kasih atas segala jasa dan pengorbanan yang mereka berikan.

Advertisement

Doa orang tua ini dapat dilafalkan setiap usia melaksanakan shalat atau bisa juga dilakukan kapan saja. Selain mengerti lafal yang benar, Anda juga perlu memahami arti dari doa orang tua. Dengan begitu, Anda bisa meresapi setiap doa yang dipanjatkan kepada Allah.

Melansir dari NU Online, berikut kami merangkum doa orang tua dan artinya beserta berbagai keutamaan yang perlu Anda ketahui.

Advertisement

Doa Orang Tua dan Doa untuk Ibu

©2020 Merdeka.com

Seperti diketahui, mendoakan orang tua merupakan suatu kewajiban yang perlu dilakukan bagi setiap anak. Hal ini tidak lain, karena orang tua telah mendidik dan mendampingi anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik hingga dewasa.

Dalam hal ini, terdapat bacaan doa orang tua yang secara umum dipanjatkan. Berikut lafal bacaan doa orang tua dan artinya yang perlu Anda ketahui:

Rabbirhamhumā kamā rabbayānī shaghīran Artinya,

“Tuhanku, ampunilah dan kedua orang tuaku sebagaimana keduanya mengasuhku ketika kecil,” (Surat Al-Isra ayat 24).

Selain itu, ada pula doa orang tua khusus yang ditujuan untuk seorang ibu. Bacaan doa ibu ini dapat Anda baca di hari Ibu sebagai ungkapan rasa syukur dan rasa terima kasih atas jasa yang telah dia berikan. Berikut bacaan doa ibu dan artinya yang perlu diketahui:

Rabbighfir lī wa li wālidayya warhamhumā kamā rabbayānī shaghīran, waghfir lil mu’minīna wal mu’mināti, wal muslimīna wal muslimāt al-ahyā’I minhum wal amwāti.

Artinya : “Tuhanku, ampunilah dan kedua orang tuaku sebagaimana keduanya mengasuhku ketika kecil. Ampunilah orang beriman dan orang Islam baik laki-laki maupun perempuan, yang masih hidup dan yang sudah wafat,” (Imam Al-Ghazali, Ihya’i Ulūmiddīn)

Doa Orang Tua yang Sudah Meninggal

Setelah mengetahui bacaan doa orang tua secara umum dan khusus untuk seorang ibu, berikutnya terdapat lafal doa orang tua yang sudah meninggal. Sebagai anak, tentu setiap orang wajib mendoakan orang tua untuk kebaikannya.

Terlebih lagi, saat orang tua sudah meninggal, hanya doa dari anak yang bisa menjadi amalan pertolongan orang tua di alam kubur dan di hari akhir. Berikut bacaan doa untuk orang tua yang telah meninggal yang bisa Anda amalkan.

Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā. Artinya,

“Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.”

Setelah doa tersebut, Anda bisa melanjutkan bacaan doa berikut untuk memohon rahmat, ampunan, dan syafaat:

Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa‘fu ‘anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā’ata ‘alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh. Artinya,

“Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.”

Setelah selesai membaca doa orang tua yang sudah meninggal, baiknya ditutup dengan doa dengan doa sapu jagat, shalawat nabi, dan surat Al Fatihah, yaitu sebagai berikut:

Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.

Artinya, “Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. (baca Surat Al-Fatihah).”

Pesan Rasulullah Tentang Orang Tua

©2020 Merdeka.com

Setelah mengetahui beberapa doa orang tua beserta artinya, selanjutnya Anda juga perlu memahami pesan rasulullah untuk umatnya tentang orang tua. Dalam hadist riwayat Tirmidzi, Rasulullah menjelaskan bahwa orang tua merupakan pintu surga terbaik yang bisa didapatkan setiap anak. Namun setiap orang bisa saja menyia-nyiakan keutamaan tersebut atau berusaha menjaga untuk mendapatkan manfaat kebaikan darinya.

“Orang tua adalah pintu surga yang paling baik. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya” (HR. Tirmidzi).

“Tegasnya, maksud dari awsath al-bâb adalah sebaik-baiknya pintu dan paling mulianya pintu. Maknanya adalah, sesungguhnya sebaik-baiknya pintu yang menjadi wasilah masuknya seseorang ke dalam surga, juga menjadi wasilah bagi ia untuk mendapatkan derajat yang tinggi ialah dengan menaati orang tua dan merawat di sampingnya”

Lebih lanjut Rasulullah juga menjelaskan, bahwa setiap anak tidak boleh menyakiti atau bersikap durhaka pada orang tua. Bahkan dikatakan mendurhakai orang tua termasuk tindakan yang haram dan termasuk dosa besar. Dalam hal ini, Rasulullah bersabda :

“Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang dosa-dosa yang paling besar?" Para sahabat menjawab; “Tentu, wahai Rasulullah!” Beliau bersabda: "Mempersekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.”

Perintah Berbakti dengan Orang Tua

Setelah mengetahui doa orang tua beserta artinya dan pesan Rasulullah mengenai orang tua, berikutnya terdapat beberapa perintah Allah bagi anak untuk berbakti pada orang tua. Anjuran untuk berbakti pada orang tua ini pun telah tercantum dalam Al-Qur'an. Dalam Surat An Nisa ayat 36, Allah berfirman :

“Dan kalian sembahlah Allah dan jangan kalian sekutukan Ia dengan apa pun, dan dengan bersikap baik kepada kedua orang tua.” (QS An-Nisa’: 36)

Dengan bersikap baik atau berbaik budi kepada orang tua, menjadi salah satu sikap yang menunjukkan rasa syukur atas anugerah yang diberikan oleh Allah. Dalam hal ini, Allah juga berfirman:

“Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.” (QS Luqman: 41)

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS Al-Isra’: 23)

Bukan hanya itu, setiap anak juga sudah selayaknya merawat orang tua hingga berumur lanjut. Hal ini pun jelas diperintahkan Allah dalam Q.S Al Isra ayat 23, yaitu berikut:

"Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

(mdk/ayi)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.