LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Dikunjungi Ribuan Wisatawan, Putri PB XIII ungkap Kondisi Terkini Keraton Solo

GKR Timoer Rumbai, putri dari Pakubuwono XIII mengatakan bahwa kondisi bangunan Keraton Surakarta begitu memprihatinkan. Bahkan debu bertebaran di mana-mana, cat-cat tembok mengelupas. Perbaikan bangunan dilakukan menggunakan dana pribadi.

2022-12-29 14:36:00
Jateng
Advertisement

Pada libur Natal kemarin, tepatnya pada Selasa (27/12) tercatat ribuan orang mengunjungi Kori Kamandungan Keraton Surakarta. Mereka merasa senang karena setelah sekian lama, area dalam keraton kembali boleh dibuka untuk umum.

Wiwin misalnya, wisatawan asal Karanganyar itu mengaku baru pertama kali masuk area dalam Keraton Surakarta. Ia pun merasa senang bisa merasakan pengalaman itu.

“Saya baru kali ini, sekalian mengantar kakak dari Bekasi yang lagi liburan ke sini. Tadi saya sampai ke ruangan yang biasa digunakan untuk kenaikan tahta,” kata Wiwin dikutip dari ANTARA pada Rabu (28/12).

Advertisement

Ia mengatakan sejauh ini bangunan keraton masih tampak bagus. Namun beda halnya dengan yang diungkapkan GKR Timoer Rumbai, putri dari Pakubuwono XIII.

Menurutnya, beberapa bagian dari bangunan keraton sebenarnya kondisinya sangat memprihatinkan. Berikut selengkapnya:

Advertisement

Kondisinya Memprihatinkan

©YouTube/About Solo

GKR Timoer Rumbai mengatakan, bahwa beberapa bagian dari bangunan keraton sebenarnya dalam kondisi yang memprihatinkan. Atap bangunannya kotor, bahkan sampai ada tumbuhan merambat yang tumbuh di sana. Sementara banyak bagian tembok yang mengalami kebocoran.

“Untuk saat ini sebisa kami, semampu kami, yang sisi depan muka dulu yang kami selamatkan atau kami perbaiki supaya pengunjung atau tamu yang akan datang tidak melihat kesan kumuh dan tidak terawat,” kata GKR Timoer dikutip dari kanal YouTube About Solo pada Rabu (28/12).

Sempat Kaget

©YouTube/About Solo

GKR Timoer mengatakan, dia sempat kaget saat melihat kembali kondisi keraton setelah sekian lama ditutup untuk umum. Ia mencontohkan, debu-debu yang menempel pada barang-barang di sana ketebalannya mencapai 5 cm, tanamannya tampak kering kerontang, serta cat-cat tembok banyak yang mengelupas.

“Ini kami belum sempat melakukan pembersihan. Karena dana juga, dengan kantong sendiri juga kan, bukan dari bantuan mana-mana makanya kita bertahap lah untuk membersihkan satu per satu bagian-bagian yang sekiranya harus lebih diselamatkan terlebih dahulu,” kata GKR Timoer.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.