Cucu Raja Kretek Kudus Tak Berambisi Kakeknya Diusulkan Jadi Pahlawan, Ini Alasannya
Berjaya di zaman penjajahan Belanda, sisa-sisa peninggalan Nitisemito, sang raja kretek dari Kudus, masih dapat dinikmati hingga kini. Terbaru, ada wacana yang mengatakan bahwa ia layak menyandang gelar Pahlawan Nasional. Hanya saja pihak keluarga tidak berambisi memperjuangkan status tersebut.
Berjaya di zaman penjajahan Belanda, sisa-sisa peninggalan Nitisemito, sang raja kretek dari Kudus, masih dapat dinikmati hingga kini. Terlebih lagi dalam pidato di Sidang BPUPKI, Soekarno menyebut namanya sebagai sosok istimewa yang berkontribusi menjadi donatur dalam perjuangan memperebutkan kemerdekaan.
Maka tak heran, ada wacana yang menyebutkan kalau dia layak mendapat gelar Pahlawan Nasional. Namun secara khusus, Keluarga Nitisemito menyatakan tidak berambisi terhadap usulan tersebut.
“Jika memang dianggap berjasa, silahkan diusulkan. Karena keluarga tidak ada ambisi untuk itu,” kata Yudhi Ernawan, cucu raja kretek Nitisemo.
Lantas apa alasan Yudhi tidak memiliki ambisi khusus mengusulkan kakeknya si raja kretek Kudus jadi Pahlawan Nasional? Berikut selengkapnya:
Alasan Cucu Raja Kretek Kudus
©YouTube/BETA TV
Walaupun secara keturunan dia adalah cucu dari Nitisemito, namun Yudhi mengaku tidak mengetahui banyak tentang sejarah maupun kisah hidup kakeknya. Menurutnya, yang lebih paham tentang kisah sang raja kretek itu adalah orang-orang yang peduli meneliti kesuksesan Nitisemito sejak ia usaha kecil-kecilan hingga sukses membangun industri rokok yang dimulai dari tahun 1910.
“Termasuk saat kejayaan dan kejatuhan yang hampir bersamaan dengan perang dunia. Padahal jika dilihat dari buku akuntan yang ditemukan di Belanda, saldo kas terakhirnya masih memungkinkan perusahaannya untuk beroperasi. Hal ini menjadi tanda tanya dan perlu ada studi kasus akademisi atau dikaji secara ilmiah,” kata Yudhi dikutip dari ANTARA pada Senin (13/9).
Harapan pada Museum Kretek
©YouTube/BETA TV
Dalam sambutannya pada acara Seminar Hasil Kajian Koleksi Museum Kretek Kudus, Yudhi berharap agar Museum Kretek Kudus bisa dikelola dengan baik. Hal ini perlu dilakukan agar museum itu bisa menjadi daya tarik banyak pihak, terutama untuk edukasi bagi generasi muda agar terinspirasi jadi entrepeneur sukses seperti kakeknya.
“Jika sebelumnya ada warga pribumi yang bisa sukses di bidang rokok, kenapa saat ini belum muncul lagi? Mudah-mudahan nantinya akan bermunculan generasi muda yang terinspirasi kesuksesan Nitisemito,” ujar Yudhi.
Pentingnya Mengenal Sosok Nitisemito
©YouTube/BETA TV
Sementara itu Kabid Pembinaan Pendidikan Khusus Museum Jateng Ranggawarsita Djoko Nugroho Witjaksono mengatakan bahwa dirinya sepakat untuk melakukan kajian lebih dalam tentang sosok Nitisemito. Dia mengatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus bisa menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Kudus maupun Semarang untuk melakukan kajian yang lebih mendalam terhadap sosok raja kretek itu.
“Nantinya tentu akan menarik dibaca. Terlebih jika disediakan pula dalam bentuk digitalnya seperti buku elektronik yang bisa dibaca semua orang atau menjadi tampilan pertama saat masuk Museum Kretek Kudus,” ujar Djoko.