Cara Mengatasi Kista Coklat, Lengkap Beserta Gejala dan Penyebabnya
Cara mengatasi kista coklat penting diketahui setiap orang, terutama kaum perempuan. Kista coklat atau dalam istilah medis disebut endometriosis merupakan tumor jinak yang tidak bertumbuh dengan cepat. Bila tidak segera diatasi, kondisi ini bisa membahayakan kesehatan tubuh.
Cara mengatasi kista coklat penting diketahui setiap orang, terutama kaum perempuan. Kista coklat atau dalam istilah medis disebut endometriosis merupakan tumor jinak yang tidak bertumbuh dengan cepat. Bila tidak segera diatasi, kondisi ini bisa membahayakan kesehatan tubuh.
Melansir dari Healthline, kista coklat disebabkan karena kurang menjaga kebersihan saat menstruasi sehingga darah menempel pada dinding luar dari indung telur dan menjadi kista. Adapun gejala yang acap timbul, yaitu nyeri pada perut bagian bawah, nyeri saat menstruasi, dan jumlah darah saat menstruasi tidak normal.
Kista coklat sangat berbahaya jika pertumbuhannya menjadi cepat dan menjadi tumor ganas. Maka dari itu, jika ada tanda-tanda kista coklat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Berikut sejumlah cara mengatasi kista coklat dan penyebabnya yang dilansir dari Healthline:
Gejala Kista Coklat
©2012 Shutterstock/Bartosz Ostrowski
Sebelum mengetahui cara mengatasi kista coklat, penting juga mengetahui gejalanya. Biasanya, untuk mendiagnosis kista coklat, para ahli kesehatan akan memeriksa jaringan di bawah mikroskop. Selain itu, ada sejumlah gejala kista coklat yang biasa dialami penderita, di antaranya:
• Merasa sakit saat buang air besar
• Periode menstruasi yang berat
• Rasa sakit saat berhubungan seks
• Nyeri panggul
• Periode yang menyakitkan
Penyebab Kista Coklat
Sebagaimana kita tahu, kista coklat akan berbahaya jika pertumbuhannya menjadi cepat. Sebab, kista coklat bisa menghambat kehamilan dan mempersulit proses persalinan.
Sampai saat ini, penyebab kista coklat belum diketahui secara pasti. Kendati demikian, perempuan dengan endometriosis bisa berkembang menjadi kista yang dikenal sebagai endometrioma atau kista coklat. Endometriosis sendiri merupakan kondisi peradangan kronis yang ditandai adanya jaringan endometrium di luar rahim.
Sementara itu, sebagian besar studi menunjukkan bahwa hormon estrogen memainkan peran penting dalam perkembangan kista coklat. Sebelum melakukan langkah cara mengatasi kista coklat, pahami soal faktor penyebab kista coklat, antara lain:
• Gangguan sistem kekebalan tubuh
• Genetika. Orang dengan riwayat keluarga endometriosis berpotensi mendapatkan kondisi ini.
• Cedera. Kerusakan pada rahim atau struktur di sekitarnya berkorelasi dengan peningkatan risiko endometriosis.
Cara Mengatasi Kista Coklat
©©2012 Shutterstock/stefanolunardi
Cara mengatasi kista coklat penting diketahui setiap perempuan. Seseorang yang mengalami kondisi ini akan merasakan nyeri hebat, terutama saat menstruasi. Selain itu, kista coklat juga kerap menyebabkan penderitanya mengalami pendarahan dari lahir yang abnormal, bisa berupa pendarahan menstruasi yang berlebihan hingga pendarahan di luar siklus menstruasi.
Ketika merasakan beberapa gejala kista coklat, sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk mendapatkan perawatan terbaik. Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk cara mengatasi coklat secara alami, antara lain:
• Kurangi stres yang berlebihan
• Rajin berolahraga
• Memperbanyak mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan
• Kompres perut yang nyeri dengan air hangat
Pantangan Makanan untuk Penderita Kista Coklat
Cara mengatasi kista coklat juga bisa dilakukan dengan cara menghindari sejumlah makanan yang menjadi pantangan. Ada beberapa pantangan makanan untuk penderita kista coklat, antara lain:
Makanan Berlemak
Pantanagan makanan untuk penderita kista coklat yang pertama adalah makanan berlemak. Produk susu berlemak penuh yang mengandung lemak jenuh bisa menyebabkan peradangan. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh minum susu, melainkan bisa menggantinya susu rendah lemak dan yoghurt sebagai sumber kalsium.
Makanan Mengandung Gluten
Pantangan makanan untuk penderita kista coklat lainnya adalah makanan yang mengandung gluten. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan kista coklat yang membatasi makanan yang mengandung gluten, gejalanya menjadi lebih ringan. Sebab, kepekatan gluten pada makanan dapat memberikan respon negatif pada usus sehingga meningkatkan rasa sakit.
Menghindari Makanan Olahan
Mengonsumsi makanan olahan juga meningkatkan risiko penyakit kista coklat. Beberapa makanan olahan dapat mengandung zat aditif atau pengawet tertentu yang dapat menyebabkan peradangan pada beberapa orang, terlebih pada pasien kista coklat.