Cara Mandi Besar Setelah Mimpi Basah, Lengkap Beserta Bacaan Niatnya
Cara mandi besar setelah mimpi basah penting diketahui setiap laki-laki. Mandi besar atau wajib merupakan cara untuk menghilangkan atau mensucikan hadas besar. Seperti halnya laki-laki setelah mimpi basah atau keluar mani, maka dianjurkan untuk mensucikan diri dengan cara mandi besar.
Cara mandi besar setelah mimpi basah penting diketahui setiap laki-laki. Mandi besar atau wajib merupakan cara untuk menghilangkan atau mensucikan hadas besar. Seperti halnya laki-laki setelah mimpi basah atau keluar mani, maka dianjurkan untuk mensucikan diri dengan cara mandi besar.
Melansir dari NU Online, selain mimpi basah dan keluar mani, mandi besar juga dianjurkan setiap wanita muslim ketika berhubungan intim, haid, nifas, dan melahirkan. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadis, artinya:
“Jika seseorang duduk di antara empat anggota badan istrinya (maksudnya: berhubungan dengan istrinya), lalu bersungguh-sungguh kepadanya, maka wajib baginya mandi.” (HR. Bukhari Muslim).
Cara mandi besar setelah mimpi basah harus memenuhi beberapa syarat. Berikut cara mandi besar setelah mimpi basah dan niatnya yang merdeka.com lansir dari NU Online:
Dasar Hukum Mandi Besar Setelah Mimpi Basah
© mensxp.com
Cara mandi besar setelah mimpi basah penting diketahui setiap laki-laki. Sebelum mengetahui tata caranya, penting juga mengetahui dasar hukumnya. Dalam sebuah surat Alquran, menyebutkan bahwa Allah SWT menganjurkan untuk mandi besar jika dalam keadaan junub, sebagai QS An-Nisa 43 berikut:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS. An-Nisa': 43).
Sementara itu, ada sejumlah penyebab laki-laki harus mandi wajib, antara lain:
Keluar Sperma
Salah satu penyebab laki-laki mandi besar atau mandi wajib, yaitu keluarnya sperma. Keluarnya sperma (mani) mewajibkan mandi baik dari laki-laki maupun perempuan. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadis, artinya:
"Dari Abu Sa’id Al-Khudri Ra. Ia berkata, Rasulullah Saw.bersabda, ‘Air itu karena air (wajibnya mandi karena keluarnya air mani)," (HR Muslim).
Hubungan Seksual
Laki-laki juga diwajibkan untuk mandi wajib setelah berhubungan seksual. Adapun yang dimaksud hubungan seksual adalah masuknya hasyafah (kepala penis) ke dalam farji (lubang kemaluan) meskipun memakai pengaman atau kondom. Sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadis berikut:
Artinya, "Bila seorang lelaki duduk di antara empat potongan tubuh wanita (dua tangan dan dua kaki) dan tempat khitan (laki-laki) bertemu tempat khitan (wanita) maka sungguh wajib mandi meskipun ia tidak mengeluarkan mani," (HR Muslim).
Niat Mandi Besar Setelah Mimpi Basah
Niat mandi besar setelah mimpi basah bisa dilafalkan sebelum mandi. Adapun niat mandi besar setelah mimpi basah dan artinya adalah sebagai berikut:
Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala.
Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardu karena Allah Ta'ala."
Syarat Mandi Besar Setelah Mimpi Basah
Setiap laki-laki perlu mandi wajib atau junub agar nantinya ibadah bisa dilakukan dan dianggap sah di mata Allah SWT. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam surat Al Maidah, artinya:
Artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.".
Sementara itu, terdapat beberapa syarat mandi wajib pria yang penting untuk diketahui. Berikut syarat mandi wajib laki, antara lain:
• Niat dalam hati
• Beragama Islam
• Berakal sehat
• Air yang digunakan suci dan mubah
• Tidak ada hal-hal yang menghalangi sampainya air ke kulit
• Telah berhentinya hal-hal yang mewajibkan mandi
Cara Mandi Besar Setelah Mimpi Basah
pexels
Ada hadits dan beberapa anjuran yang berbeda mengenai tata cara mandi besar setelah mimpi basah. Menurut HR At-Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan bagi laki-laki. Para wanita tidak perlu melakukan hal ini. Berikut ini tata cara mandi wajib dengan cara Nabi Muhammad SAW menurut hadits Al Bukhari.
"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudu dengan wudu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki."(HR. Muslim).
1. Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.
2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.
3. Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.
4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.
5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.
7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.
8. Saat menjalankan tata cara mandi wajib, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.