LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

Bipolar Test Adalah Metode Diagnosis Gangguan Kepribadian, Simak Penjelasannya

Untuk mengetahui atau mendiagnosis gangguan bipolar, biasanya dilakukan dengan sarangkaian tes. Bipolar test digunakan untuk membantu menentukan apakah seseorang memiliki risiko gangguan kesehatan mental atau tidak. Namun, untuk menentukan hal tersebut, perlu mengetahui penyebab dan ciri-ciri bipolar.

2021-06-29 15:45:00
Bipolar
Advertisement

Bipolar atau gangguan kepribadian ganda adalah kondisi di mana seseorang mengalami gangguan mental yang menyebabkan perubahan tidak biasa pada mood, konsentrasi dan energi. Umumnya, gangguan kepribadian ganda dialami oleh remaja yang akan memasuki usia dewasa.

Melansir Healthline, seseorang yang mengalami bipolar akan mengalami gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang begitu fluktuatif dan drastis. Seseorang yang mengalami gangguan bipolar akan mengalami dua fase, yaitu fase mania (naik) dan fase depresi (turun).

Dalam fase mania atau naik, pengidap bipolar akan merasakan keadaan enerjik, berkata cepat, penuh semangat disertai dengan gairah yang tinggi. Sebaliknya, orang yang mengalami gangguan bipolar pada fase depresi akan kehilangan mood saat menjalankan aktivitas sehari-hari, selain itu pada fase ini pengidap juga akan mengalami perasaan cemas, sedih, lemah dan lesu.

Advertisement

Untuk mengetahui atau mendiagnosis gangguan bipolar, biasanya dilakukan dengan sarangkaian tes. Bipolar test digunakan untuk membantu menentukan apakah seseorang memiliki risiko gangguan kesehatan mental atau tidak. Namun, untuk menentukan hal tersebut, perlu mengetahui penyebab dan ciri-ciri bipolar.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan bipolar test? Simak ulasannya yang dilansir dari Halodoc:

Advertisement

Mengenal Ciri-ciri Bipolar

Ilustrasi Bipolar ©2019 Merdeka.com/Liputan6.com (sumber: unsplash)

Sebelum mengetahui cara tes bipolar, ada baiknya memahami ciri-ciri bipolar terlebih dahulu. Seseorang yang mengalami kepribadian ganda pada saat tertentu akan mengalami keadaan semangat yang meluap-luap atau disebut dengan maniac episodes. Sedangkan pada fase tertentu juga akan mengalami perasaan yang sangat sedih atau depressive episodes.

Tidak hanya itu, seseorang yang mengalami kepribadian ganda juga akan merasakan kondisi yang tidak terlalu parah atau biasa disebut dengan hypomaniac episodes. Berikut ini beberapa gejala yang dialami penderita gangguan kepribadian ganda:

Deppresive Episode

• Nafsu makan meningkat

• Merasa sedih, cemas, dan kesepian

• Berbicara secara perlahan

• Mudah lupa dan sulit mengambil keputusan

Maniac Episodes

• Berbicara sangat cepat tentang banyak hal yang berbeda

• Kehilangan nafsu makan

• Semangat yang meluap-luap dan mudah tersinggung

• Merasa tidak bisa diam

• mengambil keputusan yang sangat berisiko

Penyebab Bipolar

©2016 Merdeka.com

Penyebab bipolar bisa sangat bervariasi, namun seseorang yang mengalami bipolar biasanya disebabkan karena adanya traumatis yang mendalam di masa kecilnya. Selain itu, ada faktor penyebab bipolar lainnya yang perlu diwaspadai, berikut di antaranya:

Stres Berat

Stres berat dapat dapat dipicu karena berbagai faktor, salah satunya beban hidup yang menumpuk yang sulit diselesaikan. Selain itu keluarga dan lingkungan yang tidak kondusif juga rentan menyebabkan seseorang mengalami stres berat.

Faktor Keturunan

Penyebab bipolar yang perlu diwaspadai selanjutnya, yaitu faktor genetik atau keturunan. Gangguan ini dapat dipicu adanya faktor keluarga seperti orangtua dan saudara yang memiliki riwayat kepribadian ganda. Sehingga hal ini dapat meningkatkan risiko anak mengalami gangguan serupa.

Seseorang yang sering mengalami stres berat dapat berisiko mengalami gangguan kepribadian ganda.

Faktor Biologis

Salah satu penyebab bipolar yang perlu diwaspadai adalah adanya faktor biologis. Gangguan ini bisa dipicu karena ketidakseimbangan zat kimia otak hingga masalah ketidakseimbangan hormon. Faktor ini dapat menyebabkan otak tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Cara Mendiagnosis Gangguan Mental dengan Bipolar Test

Ilustrasi Bipolar ©2019 Merdeka.com/Liputan6.com (sumber: unsplash)

Seseorang yang memiliki beberapa gejala bipolar di atas, ada baiknya segera berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog untuk melakukan bipolar test. Tes bipolar ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki masalah gangguan kepribadian ganda atau tidak.

Biasanya, untuk menentukan gangguan bipolar pada seseorang, dokter akan melakukan serangkaian tes, seperti tes fisik dan penilaian psikiatri. Sejumlah tes fisik dan laboratorium dilakukan untuk mengidentifikasi masalah yang menyebabkan gejala. Setelah itu, akan dilakukan penilaian psikiatri dengan cara mengisi kuesioner psikologi dan penilaian diri.

Pengisian kuesioner tersebut juga akan dilakukan orang-orang terdekat, seperti keluarga dan sahabat. Dalam melakukan sejumlah tes, biasanya Anda juga akan diminta untuk menulis catatan harian tentang suasana hati, pola tidur, atau fase faktor lain yang membantu diagnosis. Kemudian, psikiater akan membandingkan gejala yang Anda miliki dengan kriteria gangguan bipolar yang sudah ada.

Perawatan Bipolar

Gangguan kepribadian ganda apabila tidak segera dicegah atau diatasi akan menimbulkan efek yang sangat berbahaya. Pengidap bisa menyalahgunakan obat-obatan terlarang hingga mengakibatkan depresi berat dan bunuh diri. Mengutip dari Medical News Today, ada beberapa jenis perawatan yang bisa dilakukan penderita bipolar, di antaranya:

Konseling Psikologis

Cara perawatan gangguan bipolar yang bisa dilakukan adalah melakukan konseling. Konseling psikologis atau yang kerap disebut psikoterapi juga biasanya dilakukan untuk mengontrol gejala gangguan bipolar. Tak hanya konseling, biasanya psikoterapi juga mencakup pendidikan dan dukungan dari orang-orang terdekat.
Terapi perilaku kognitif (CBT)

Selain psikoterapi, melakukan terapi perilaku kognitif juga sangat penting. Terapi ini berfokus pada individu dan keluarga. Hal ini bertujuan untuk mencegah kambuhnya gejala dari gangguan bipolar. Terapi ritme interpersonal dan sosial yang dikombinasikan dengan CBT juga bisa membantu meredakan gejala depresi.

Cara Mengatasi Bipolar Secara Alami

Selalu Bersyukur

Sudah kita ketahui bersama bahwa manusia di dunia tentu tidak akan pernah lepas dari permasalahan hidup. Hampir dapat dipastikan setiap orang memiliki masalahnya sendiri-sendiri. Hal inilah yang kemudian harus disadari bahwa kita tidak hidup sendiri dan masih banyak orang di luar sana yang mengalami masalah lebih besar.

Salah satu puncak kebahagiaan ialah ketika seseorang mampu bersyukur dengan apa yang dimiliki. Selalu percaya bahwa semua masalah yang kita hadapi sekarang adalah upaya mendewasakan diri agar ke depan dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, masih banyak hal di dunia ini yang patut kita syukuri seperti memiliki sahabat, keluarga, dan pekerjaan.

Meditasi

Salah satu cara mencegah bipolar yang paling mudah ialah rutin melakukan meditasi. Kegiatan relaksasi ini dapat menumbuhkan pikiran positif dan membangkitkan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Pasalnya, pikiran negatif yang sering muncul dapat menyebabkan seseorang menjadi cemas, stres, bahkan mengalami depresi obsesif.

Oleh karena itu, berpikir positif diperlukan untuk menghindari gangguan mental yang bisa terjadi. Pasalnya, berpikir positif dapat memberi pengaruh baik untuk keadaan psikologis.

Bersikap Terbuka

Orang yang mengalami gejala bipolar akan sangat mudah marah, sering bersikap agresif secara fisik dan mengalami perubahan mood dengan cepat. Hal ini dikarenakan berbagai macam tekanan batin yang dihadapi karena sering bersikap tertutup hingga akhirnya merasa terisolasi.

Oleh sebab itu, bersikap terbuka dengan orang-orang terdekat serta lingkungan sekitar penting untuk dilakukan. Dengan bersikap terbuka, mau mencurahkan isi hati, dan berbagi dengan sesama dapat menghindarkan dari bahaya gangguan bipolar.

Perkuat Hubungan dengan Keluarga

Bisa jadi pengobatan psikologis yang terbaik sebagai cara mengatasi gangguan bipolar adalah keluarga. Menguatkan hubungan dengan sanak keluarga dapat membantu meringankan berbagai macam beban yang sedang dialami.

Keluarga merupakan salah satu benteng yang dapat mendorong seseorang untuk lebih kuat menjalani hidup. Sehingga dengan memperkuat hubungan dengan keluarga dapat menghindarkan kamu dari gangguan bipolar.

Mengikuti Kegiatan Sosial
Seseorang yang mengidap bipolar akan sangat mudah merasa kesepian. Hal ini dipicu akibat perasaan sensitif yang meningkat, sehingga rentan merasa tersingkirkan. Oleh sebab itu, salah satu cara untuk mengatasi gangguan bipolar adalah dengan mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar.

Dengan mengikuti kegiatan di lingkungan sekitar, akan membuat kamu semakin terbuka dan diterima oleh lingkungan sekitar. Sehingga hal ini dapat mencegah kamu dari perasaan terisolasi dan tentunya bisa mengatasi gangguan bipolar.

(mdk/jen)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.