9 Manfaat Brokoli bagi Kesehatan, Menurut Ahli Nutrisi
Brokoli merupakan sayuran silangan dari bok choy, kubis Brussel, kubis, kembang kol, kol, kale, sawi, dan lobak hijau yang memiliki nutrisi berlimpah bagi kesehatan. Berikut manfaat brokoli yang wajib Anda tahu.
Brokoli adalah sayuran yang terkenal di seluruh dunia. Ia termasuk dalam keluarga brassica, yang merujuk pada sayuran sejenis bok choy, kubis Brussel, kubis, kembang kol, kol, kale, sawi, dan lobak hijau. Meski brokoli merupakan tanaman hasil penyilangan, namun ia mengandung nutrisi yang berlimpah.
Famili tanaman Cruciferae (Brassicaceae) ditemukan di hampir semua benua dan sangat beragam dan berlimpah di wilayah Mediterania Eropa, wilayah tengah dan barat Asia, dan bagian barat Amerika Utara.
Dalam konteks sejarah yang lebih luas, brokoli dimulai sebagai bentuk kubis liar, dan butuh penanaman selektif dan praktik pertanian selama berabad-abad untuk memungkinkan evolusinya menjadi varietas yang sudah dikenal yang kita nikmati saat ini.
Berikut merupakan manfaat brokoli bagi kesehatan menurut ahli nutrisi Cynthia Sass, MPH, RD, dilansir dari Health:
Brokoli Memiliki Banyak Nutrisi
2020 Merdeka.com/www.pixabay.com
Satu cangkir brokoli mentah mengandung sekitar 25 kalori, kurang dari 5 gram karbohidrat, tanpa lemak, dan beberapa gram protein nabati. Meski begitu, brokoli penuh dengan nutrisi.
Satu cangkir yang dimasak menyediakan hampir 250% dari target harian untuk vitamin K, yang membantu pembekuan darah dan dibutuhkan untuk kesehatan tulang.
Porsi dengan ukuran yang sama juga memberikan 135% dari tujuan harian untuk vitamin C yang mendukung kekebalan dan kolagen, dan lebih dari 50% dari target untuk kromium yaitu mineral yang mendukung metabolisme energi dan regulasi gula darah, serta lebih dari 40% untuk folat, suatu vitamin terkait dengan memori dan suasana hati.
Secangkir brokoli yang dimasak juga memasok lebih dari 10% kebutuhan harian untuk vitamin A, B6, B2, dan E, serta fosfor, kolin, mangan, tembaga, dan kalium, dan setidaknya 5% untuk magnesium, seng, besi , kalsium, dan selenium.
Sayuran pembangkit tenaga listrik ini juga mengandung asam lemak omega-3 nabati yang disebut asam alfa-linolenat, atau ALA, yang terkait dengan anti-peradangan dan sirkulasi yang lebih baik.
Brokoli Kaya Serat
2018 Merdeka.com/Pixabay
2-3 gram serat per cangkir brokoli mentah mendukung kesehatan pencernaan yang baik dan memberi makan bakteri bermanfaat dalam usus yang terkait dengan anti-peradangan, kekebalan, dan suasana hati. =
Bagian ukuran yang sama juga mengandung lebih dari dua ons air. Kombinasi serat dan air meningkatkan perasaan kenyang untuk mendukung manajemen berat badan yang sehat.
Dan serat membantu mendukung gula darah dan regulasi insulin untuk energi yang stabil dan merata.
Membantu Mencegah Kanker
2020 Merdeka.com
Brokoli adalah anggota dari keluarga sayuran hasil silangan, yaitu di antaranya termasuk kembang kol, kangkung, kubis Brussel, kubis, dan sawi hijau. Kelompok tanaman ini mengandung senyawa alami yang dikaitkan dengan pencegahan kanker, berkat kemampuannya menetralkan karsinogen dan mencegah sel kanker tumbuh dan menyebar.
Sayuran silangan ini juga mendukung apoptosis, atau rangkaian penghancuran diri yang digunakan tubuh untuk membunuh sel-sel yang tidak berfungsi.
Melindungi Jantung
2020 Merdeka.com/www.pixabay.com
Penyakit jantung tetap menjadi penyebab utama kematian pada pria dan wanita di Amerika Serikat. Sayuran silangan, termasuk brokoli, melindungi jantung dengan mengurangi kerusakan pada arteri yang mengarah pada pengerasan, yang seringkali merupakan awal dari serangan jantung atau stroke.
Berkontribusi dalam Kesehatan Otak
2018 Merdeka.com/Pixabay
Beberapa nutrisi dan zat bioaktif alami dalam brokoli telah dikaitkan dengan fungsi otak dan jaringan saraf yang sehat, ditambah perlindungan terhadap penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia.
Menjaga Tulang Tetap Kuat
shutterstock.com/RAJ CREATIONZS
Brokoli memiliki keunikan karena mengandung beberapa nutrisi penting untuk pembentukan tulang dan pencegahan kehilangan kepadatan tulang. Senyawa tersebut yaitu vitamin K, kalium, magnesium, fosfor, dan kalsium, juga tembaga, besi, seng, vitamin A dan C, serta vitamin B. Nutrisi ini bekerja dalam sinergi untuk meningkatkan massa tulang dan kekuatan tulang.
Melawan Peradangan
averastorycenter.org
Selain membantu menangkal penuaan dini, kekuatan anti-inflamasi brokoli terkait dengan pengurangan risiko penyakit kronis. Senyawa yang memerangi peradangan, yang melindungi sel dari kerusakan DNA ini, juga dapat membantu mengelola kondisi peradangan yang ada, termasuk diabetes tipe 2, rheumatoid arthritis, kondisi peradangan kulit, penyakit usus, dan obesitas.
Satu studi baru-baru ini menemukan bahwa pada wanita, asupan sayuran yang lebih tinggi membantu menurunkan kadar penanda proinflamasi yang beredar di dalam darah.
Sebagai Detoksifikasi Alami
2015 merdeka.com/chandra iswinarno
Penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang muncul secara alami dalam brokoli juga bertindak seperti detoxifiers, yang berarti mereka membantu untuk menonaktifkan bahan kimia yang berpotensi merusak atau memindahkan mereka keluar dari tubuh secara cepat.
Antioksidan sebagai Pelindung
2018 Liputan6.com
Senyawa antioksidan berfungsi sebagai pelindung dalam brokoli telah terbukti mengatasi kerusakan kulit yang disebabkan oleh radiasi UV. Lutein dan zeaxanthin vegan melindungi retina dan lensa mata, serta keduanya terbukti mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak, dua gangguan mata yang cukup umum.