7 Kali Nyatakan Cinta, Pandji Pragiwaksono Ungkap Kisah Asmaranya saat Masih TK
Baru-baru ini, Pandji Pragiwaksono bercerita mengenai kisah asmaranya saat ia masih duduk di bangku TK.
Di dunia hiburan,Pandji Pragiwaksono dikenal sebagai seorang aktor dan komika Stand Up Comedy. Saat ia tampil sebagai komika, ia sering membawakan materi-materi yang mengocok perut.
Kebanyakan dari materi-materi tersebut, berasal dari pengalaman pribadi Pandji Pragiwaksono. Mengenai pengalaman pribadi, Pandji Pragiwaksono pernah mengalami berbagai kisah asmara dalam hidupnya.
Baru-baru ini, Pandji Pragiwaksono bercerita mengenai kisah asmaranya saat ia masih duduk di bangku TK. Sejak usianya masih kecil, Pandji Pragiwaksono sudah mengalami kisah asmara yang unik.
Cita-cita Pertama
You Tube - Sule Channel
Hal itu diungkapkan Pandji Pragiwaksono dalam video perbincangannya bersama Sule yang diunggah di kanal YouTube Sule Channel pada Jumat (21/5). Dalam kesempatannya tersebut, Pandji Pragiwaksono bercerita mengenai masa kecilnya.
Seperti kebanyakan anak kecil lainnya, Pandji Pragiwaksono juga mempunyai cita-cita yang ingin dicapainya. Uniknya, cita-cita Pandji Pragiwaksono ini tidak berkaitan tentang pekerjaan yang diimpikan.
"Gue tuh cita-cita pertama gue, orang kan cita-cita jadi astronot, polisi, insinyur, cita-cita pertama gue tuh jadi pacar orang," ungkap Pandji Pragiwaksono.
Pertama Kali Naksir
Demi mewujudkan cita-cita yang tak lazim tersebut, Pandji Pragiwaksono mencoba mengasah mentalnya untuk menyatakan perasaan. Bahkan, tak hanya sekali, Pandji Pragiwaksono pernah menyatakan cinta kepada orang yang sama sebanyak tujuh kali.
"Gue sampai 7 kali nembak cewek enggak dapat-dapat. Pertama kali naksir cewek itu TK," tambah Pandji Pragiwaksono.
Kelas 3 SMA
Lebih lanjut, Pandji Pragiwaksono menceritakan kegigihannya dalam mewujudkan cita-citanya tersebut. Ia berhasil mewujudkan cita-citanya tersebut ketika dirinya duduk di bangku SMA.
"Akhirnya gue pacaran kelas 3 SMA. Tercapailah cita-cita gue dari TK untuk jadi pacar orang," ucap Pandji Pragiwaksono.