6 Kebiasaan yang Dilarang saat Imlek, Cegah Keburukan dan Kesialan
Di balik berbagai tradisi unik yang dapat memberikan kebaikan, ternyata terdapat beberapa kebiasaan yang dilarang saat Imlek. Seperti membuang sampah di hari pertama Imlek, mencuci rambut, memotong kuku, hingga berkata-kata kasar. Beberapa hal ini dinilai dapat membahayakan dan dapat membawa keburukan.
Tahun baru China atau Imlek merupakan salah satu perayaan yang cukup banyak dirayakan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Khususnya, masyarakat keturunan Tionghoa, ini menjadi momen perayaan tahunan yang selalu dinantikan. Di mana masyarakat akan menyongsong tahun baru dengan penuh harapan dan doa baik.
Setiap tahunnya, perayaan Imlek selalu dimeriahkan dengan beragam tradisi unik dan menarik. Mulai dari tradisi barongsai, makan mi panjang, makan pangsit, memakai baju nuansa merah, menghias rumah, hingga tradisi memberi angpao pada sanak saudara. Beberapa tradisi ini diyakini dapat memberikan keberkahan dan kebaikan.
Di balik berbagai tradisi unik yang dapat memberikan kebaikan, ternyata terdapat beberapa kebiasaan yang dilarang saat Imlek. Seperti membuang sampah di hari pertama Imlek, mencuci rambut, memotong kuku, hingga berkata-kata kasar. Beberapa hal ini dinilai dapat membahayakan dan dapat membawa keburukan.
Meskipun belum dapat dibuktikan dengan fakta yang jelas, namun beberapa kebiasaan buruk ini sebaiknya dihindari saat memasuki Tahun Baru Imlek. Tujuannya, tidak lain untuk mencegah hal-hal buruk dan kesialan menimpa Anda. Berikut kami merangkum beberapa kebiasaan yang dilarang saat imlek dan cara mendapatkan keberuntungan, bisa Anda simak.
Makna Tahun Baru Imlek
Sebelum mengetahui beberapa kebiasaan yang dilarang saat Imlek, perlu dipahami terlebih dahulu makna dari perayaan Tahun Baru Imlek. Imlek adalah perayaan yang selalu dinanti oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Ini merupakan perayaan keluarga yang diadakan untuk merayakan awal tahun baru dalam kalender Tionghoa.
Bukan sekedar perayaan, Tahun Baru Imlek ini mempunyai beberapa makna yang perlu dijadikan acuan bagi masyarakat Tionghoa agar mendapatkan keberkahan di tahun baru. Beberapa makna dari Tahun Baru Imlek yaitu sebagai berikut:
- Kekeluargaan: Tahun Baru Imlek merupakan kesempatan untuk keluarga berkumpul dan bersilaturahmi. Keluarga akan mengunjungi kerabat dan saudara yang tinggal di daerah lain untuk memberikan ucapan selamat tahun baru.
- Keberuntungan: Perayaan ini diharapkan dapat mendatangkan keberuntungan dan kesuksesan dalam tahun baru yang akan datang. Tradisi seperti liong atau dragon dance dilakukan untuk mengusir kejahatan dan mendatangkan keberuntungan.
- Persatuan: Perayaan ini menyatukan masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Tradisi yang sama dan kebiasaan yang sama diikuti oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, menciptakan rasa persatuan yang kuat.
- Memperingati budaya: Perayaan Tahun Baru Imlek juga merupakan kesempatan untuk memperingati dan menghormati budaya Tionghoa yang kaya dan beraneka ragam.
- Resolusi tahun baru: Tahun baru imlek juga diartikan sebagai momentum untuk membuat resolusi tahun baru dan berdoa untuk keberuntungan dan kebahagiaan.
Perayaan Tahun Baru Imlek sangat penting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Perayaan ini menyatukan keluarga, mendatangkan keberuntungan, memperingati budaya, dan menjadi momentum untuk membuat resolusi tahun baru.
Kebiasaan yang Dilarang saat Imlek
Setelah mengetahui makna dari perayaan Tahun Baru Imlek, berikutnya akan dijelaskan kebiasaan yang dilarang saat Imlek. Seperti disebutkan, di balik beberapa tradisi umum yang dipercaya dapat membawa keberuntungan saat Imlek, ada pula beberapa kebiasaan yang menjadi pantangan tersendiri.
Beberapa kebiasaan ini diyakini dapat membawa keburukan hingga kesialan dalam hidup. Dengan begitu, masyarakat Tionghoa dianjurkan untuk tidak melakukan kebiasaan ini saat perayaan Imlek. Beberapa kebiasaan yang dilarang saat Imlek seperti:
- Tidak boleh membersihkan rumah atau mengeluarkan sampah pada hari pertama Tahun Baru Imlek, karena dianggap mengeluarkan kebahagiaan dan rezeki dari rumah.
- Tidak boleh mencuci rambut pada hari pertama Tahun Baru Imlek, karena dianggap mencuci kebahagiaan.
- Tidak boleh memotong kuku pada hari-hari pertama Tahun Baru Imlek, karena dianggap memotong rezeki.
- Tidak boleh berdebat atau bertengkar dengan seseorang, karena dianggap merusak kebahagiaan dan harmoni keluarga.
- Tidak boleh berpisah dari keluarga pada hari-hari pertama Tahun Baru Imlek, karena dianggap merusak kebahagiaan keluarga.
- Tidak boleh berkata kasar atau mengeluarkan kata-kata buruk, karena dianggap merusak kebahagiaan dan harmoni.
Cara Mendapatkan Keberuntungan di Tahun Baru Imlek
Setelah mengetahui beberapa kebiasaan yang dilarang saat Imlek, terakhir akan dijelaskan bagaimana cara mendapatkan keberuntungan di setiap pergantian tahun Cina. Dalam hal ini, Anda bisa mempraktikkan beberapa kebiasaan kecil namun diyakini dapat memberikan banyak kebaikan dalam hidup Anda.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencapai keberuntungan di Tahun Baru Imlek antara lain:
- Melakukan perayaan Tahun Baru Imlek dengan suasana yang meriah dan bahagia.
- Memberikan angpao atau uang hongbao kepada anak-anak dan keluarga.
- Memakai pakaian yang berwarna merah atau kuning, karena dianggap sebagai warna yang menarik keberuntungan.
- Meletakkan barang-barang yang berwarna emas atau perak di rumah seperti koin, liontin, atau benda lain yang terbuat dari emas atau perak.
- Meletakkan uang kertas yang difold ke dalam buku atau di dinding rumah, karena dianggap sebagai simbol kekayaan.
- Menyalakan lilin atau menyalakan api di rumah, karena dianggap sebagai simbol yang menarik keberuntungan.
- Menyembelih atau membeli daging babi atau ikan, karena dianggap sebagai simbol kekayaan dan keberuntungan.
- Memasang liontin uang di pintu masuk rumah, karena dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kekayaan.