LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

5 Penyebab Usus Buntu yang Perlu Diwaspadai, Hindari Kebiasaan Ini

Beberapa sumber menyebutkan bahwa radang usus buntu mendapatkan banyak pengaruh dari pola hidup dan pola makan sehari-hari yang tidak sehat dan bersih. Selain itu, berikut penyebab usus buntu lainnya.

2020-02-25 13:00:00
Jateng
Advertisement

Usus merupakan bagian besar pada sistem pencernaan tubuh, khususnya saluran pencernaan bawah, yang memiliki peran penting dalam proses pencernaan dan penyerapan nutrisi. Bagian saluran pencernaan ini rentan terkena berbagai masalah atau gangguan karena pola hidup atau pola konsumsi yang tidak sehat, dan jadi penyebab usus buntu atau radang usus buntu.

Radang usus buntu atau Apendisitis merupakan gangguan serius pada usus buntu, yaitu organ kecil berbentuk seperti cacing yang menempel pada usus besar mengalami pembengkakan dan peradangan. Usus buntu ini menempel tepat di bagian awal atau ujung usus besar yang memiliki panjang sekitar 8,5 cm. Umumnya radang usus buntu terjadi karena adanya infeksi virus, bakteri dan jamur yang menyebar di dalam usus buntu kemudian menyebabkan pembengkakan dan peradangan.

Penyebab usus buntu sendiri hingga saat ini belum dapat diketahui dengan pasti. Beberapa sumber menyebutkan bahwa radang usus buntu mendapatkan banyak pengaruh dari pola hidup dan pola makan sehari-hari yang tidak sehat dan bersih. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut kebiasaan yang bisa jadi penyebab usus buntu.

Advertisement

Penyebab Usus Buntu secara Umum

Infeksi yang terjadi pada usus buntu disebabkan oleh adanya bakteri, virus atau jamur yang berkembang di dalamnya, yang kemudian membuat usus buntu meradang, membengkak bahkan hingga bernanah. Banyak hal yang menjadi faktor penyebab usus buntu.

Seperti pintu rongga usus buntu yang terhambat, tinja atau pertumbuhan parasit yang dapat menyumbat rongga usus buntu, infeksi saluran pencernaan atau bagian tubuh lainnya yang menyebabkan pembengkakan jaringan usus buntu, cidera perut, hingga tumor yang terjadi pada perut.

Advertisement

Pembengkakan dan peradangan yang terjadi pada usus buntu semakin meningkat, jika seseorang mempunyai beberapa faktor risiko sebagai berikut:

  • Penyumbatan

Secara umum usus buntu disebabkan karena adanya penyumbatan pada usus buntu baik itu oleh fases, benda asing, atau bahkan sel kanker. Adanya penyumbatan ini, kemudian membuat bakteri atau virus yang ada di dalamnya semakin berkembang biak. Semakin lama penyumbatan disertai dengan infeksi bakteri atau virus tersebut membuat usus buntu semakin membengkak dan meradang.

  • Faktor Genetik

Faktor genetik juga turut menjadi faktor terjadinya radang usus buntu. Dikatakan 56 persen usus buntu disebabkan oleh adanya faktor genetik atau keturunan. Bahwa anak yang terikat darah dengan salah satu anggota keluarga inti yang pernah mengalami usus buntu (baik aktif maupun sudah pernah diobati) mempunyai risiko 10 kali lipat lebih rentan terkena radang usus buntu dibandingkan anak yang tidak memiliki riwayat penyakit usus buntu dari keluarganya.

  • Infeksi Virus

Dilansir dari Liputan6.com kepala Operasi GI endokrin di UT Southwestern, Dr. Edward Livingston, menyatakan bahwa penyebab usus buntu bisa disebabkan oleh infeksi virus penyebab atau infeksi virus yang belum ditemukan. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam makalah yang terbit pada Januari 2010 di Archives of Surgery.

Beberapa faktor lain yang bisa menjadi penyebab usus buntu berasal dari kebiasaan pola hidup dan pola makan yang tidak sehat dan bersih. Beberapa faktor tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Sering Menahan Kentut

2020 Merdeka.com

Penyebab usus buntu satu ini merupakan kebiasaan sepele yang mungkin sering dilakukan oleh sebagian besar orang. Kebiasaan menahan kentut merupakan kebiasaan buruk yang ternyata dapat memicu terjadinya radang usus buntu. Orang yang sering menahan kentut, membuat gas akan tertahan pada saluran pencernaan usus.

Hal ini bisa mengakibatkan dinding usus menjadi tipis dan akan lebih rentan terjadi peradangan dan pembengkakan pada rongga usus buntu. Maka dari itu, ini menjadi salah satu kebiasaan buruk yang perlu segera dihindari.

2. Sering Makan Gorengan

Sering mengonsumsi makanan yang digoreng juga merupakan kebiasaan yang tidak baik bagi tubuh. Segala macam makanan yang digoreng mempunyai zat karsinogen yang berbahaya bagi tubuh.

Shutterstock

Lebih lagi jika makanan gorengan ini sering dikonsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, kebiasaan ini perlu dihindari atau setidaknya dikurangi sedikit demi sedikit. Makanan yang lebih sehat bisa didapatkan dari makanan rebus atau kukus.

Gemar Mengonsumsi Makanan yang Dibakar

2020 Merdeka.com

Sama halnya dengan makanan gorengan, mengonsumsi makanan yang dibakar juga dapat menjadi penyebab usus buntu. Makanan yang diolah dengan cara dibakar di atas arang, membuat makanan tersebut mengandung zat karsinogen yang dapat memicu terjadinya radang usus buntu bahkan hingga kanker.

Dengan demikian, untuk menghindari risiko ini lebih baik segera mengurangi konsumsi makanan yang dibakar seperti sate, ayam bakar, ikan bakar atau yang lainnya.

Konsumsi Daging Kalengan

Fakta menyebutkan bahwa mengonsumsi daging kalengan atau berbagai jenis daging instan yang dijual di pasaran tidak baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Sama seperti makanan yang digoreng atau dibakar, daging kalengan ini menyimpan zat karsinogen yang mampu memicu terjadinya radang pada usus buntu.

Pixabay

Untuk itu, mulailah beralih dengan konsumsi daging yang masih segar tanpa campuran pengawet.

Sering Makan Jajanan Sembarangan

2020 Merdeka.com

Bagi kamu yang sering membeli jajanan sembarangan, perlu berhati-hati. Pasalnya jajanan yang biasa dijual bebas di pinggir-pinggir jalan tidak terjaga kebersihannya, sehingga rentan tercampur oleh debu, polusi juga bakteri yang tersebar bebas.

Bakteri yang menempel pada jajanan tersebut bisa menjadi penyebab usus buntu, karena memicu terjadinya peradangan dan pembengkakan pada rongga usus buntu. Maka dari itu, perlu menghindari konsumsi makanan atau jajanan yang tidak higienis.

(mdk/ayi)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.