LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JATENG

20 Warga Kampus Terpapar COVID-19, Ini Alasan Unsoed Tak Terapkan Lockdown

Kasus COVID-19 sudah merebak ke berbagai sektor. Salah satu sektor yang terkena imbas adalah sektor pendidikan. Di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Banyumas, ada 20 warga kampus yang terpapar COVID-19. Mereka terdiri dari dosen, karyawan, dan mahasiswa.

2021-06-28 14:19:00
Jateng
Advertisement

Kasus COVID-19 sudah merebak ke berbagai sektor. Salah satu sektor yang terkena imbas adalah sektor pendidikan.

Di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Banyumas, ada 20 warga kampus yang terpapar COVID-19. Mereka terdiri dari dosen, karyawan, dan mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 8 di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Selebihnya cukup melakukan isolasi mandiri dari rumah karena tanpa gejala dan bergejala ringan,” kata Sub Koordinator Humas dan Protokol Unsoed, Hermawan Prasojo, dikutip dari Liputan6.com pada Senin (28/6).

Advertisement

Walaupun banyak yang terkena COVID-19, namun Hermawan menjelaskan bahwa Unsoed tidak akan menerapkan “lockdown” di kampusnya. Berikut selengkapnya:

Tidak Memberlakukan Lockdown

Advertisement

©Liputan6.com/Angga Yuniar

Hermawan mengatakan, Unsoed tidak akan menerapkan “lockdown” untuk mengendalikan kasus COVID-19 di wilayahnya. Hal ini dikarenakan sebagian besar kasus itu terjadi karena di lingkungan rumah atau keluarga, bukan di kampus.

Sebagai gantinya, pihak kampus mengendalikan penularan dengan menggelar disinfeksi secara serentak yang dilakukan pada Jumat (25/6). Selain itu, tim monitoring pendamping Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK) Unsoed juga melakukan pemantauan terhadap warga Unsoed yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Penelusuran Agresif

ilustrasi tes swab ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Sebagai upaya deteksi dini, tim ABK juga melakukan penelusuran secara agresif dan meluas terhadap semua orang yang berkontak erat dengan para pasien COVID-19. Sampel tes mereka kemudian diperiksa di Laboratorium COVID-19 Unsoed.

Sementara itu untuk mencegah penularan, Unsoed menerapkan 75 persen pegawai yang bekerja dari rumah, sesuai dengan surat edaran Kemendikbudristek.

“Semua kontak erat diperintahkan untuk melakukan karantina mandiri sampai hasil swab PCR keluar. Terus kami juga melakukan edukasi tentang pencegahan COVID-19. Kami juga lakukan monitoring secara periodik terhadap penerapan protokol kesehatan di setiap unit yang ada di Unsoed,” kata Hermawan dikutip dari Liputan6.com.

(mdk/shr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.