'Yang buat macet Jakarta itu mobil bukan motor
Fraksi PPP di DPRD menilai pengendara motor memiliki kontribusi untuk PAD Jakarta melalui pembayaran pajak.
Suara penolakan terkait kebijakan motor dilarang lewat HI terus bergulir. Fraksi PPP di DPRD DKI menilai motor bukanlah biang kemacetan di Jakarta.
"Yang menyebabkan macet itukan mobil bukan motor?" kata Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah, saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Kamis (27/11).
Dia menilai pengendara motor memiliki kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD) dari pembayaran pajak. Karena itulah, katanya, kebijakan ini tak mempunyai alasan yang cukup jelas.
Menurutnya, kebijakan itu hanyalah dalih Ahok karena belum mampu menangani kemacetan di Jakarta secara maksimal. Dia menyarankan, alangkah lebih baik bila Ahok fokus melakukan peremajaan angkutan umum dan percepat penerapan electronic road pricing (ERP).
"Saya setuju dengan penataan transportasi. Soalnya penerapan pembatasan kendaraan roda dua perlu ada solusi dan sosialisasi kepada masyarakat oleh Pemprov DKI," tegas Maman.
Sebelumnya, Ahok mengetahui salah satu dampak dari penerapan pembatasan motor di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat, adalah muncul parkir liar. Tapi dia memutuskan untuk 'menutup mata' atas dampak tersebut.
Ahok menegaskan, kebijakan ini akan tetap jalan pada 17 Desember nanti.
Baca juga:
Motor dilarang lewat, Ahok akan sikat parkir liar di Thamrin
Ditolak sana-sini, Ahok tetap larang motor masuk Jl MH Thamrin
Motor dilarang lewat HI, jasa pengiriman minta pengecualian
Ahok sudah tahu rakyat pasti ribut soal larangan motor lewat HI
Motor tak boleh lewat Thamrin, ini lokasi parkir yang disediakan
17 Desember, aturan motor dilarang lewat Thamrin diberlakukan