Warna gerbong LRT terinspirasi batik dan wayang
Warna gerbong LRT terinspirasi batik dan wayang. Pertengahan tahun ini, Light Rail Transit (LRT) akan beroperasi (soft operation) di Jakarta yang dijadwalkan mulai tanggal 13 Agustus 2018. Gerbong kereta tahap pertama akan didatangkan dari Korea pada April mendatang dan pada bulan Mei dilanjutkan dengan uji coba.
Pertengahan tahun ini, Light Rail Transit (LRT) akan beroperasi (soft operation) di Jakarta yang dijadwalkan mulai tanggal 13 Agustus 2018. Gerbong kereta tahap pertama akan didatangkan dari Korea pada April mendatang dan pada bulan Mei dilanjutkan dengan uji coba.
PT Jakarta Propertindo atau Jakpro yang menangani proyek LRT ini memesan 16 gerbong kereta di sebuah perusahaan Korea bernama KRNA JO. Uniknya, gerbong kereta ini didesain berdasarkan ciri khas budaya Indonesia.
Direktur Proyek LRT Jakarta, Allan Tandiono menyampaikan, gerbong akan didesain berwarna emas. Inspirasinya datang dari batik dan wayang.
"Warna emas inspirasinya dari batik. Budaya harus dipromosikan dengan baik dan mereka mendesain kereta dengan mengadopsi budaya di Indonesia," jelasnya di Depo LRT Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (25/1).
Selain itu, ada juga warna merah dan putih yang disesuaikan dengan bendera Indonesia. Allan mengatakan, perusahaan yang membuat gerbong ini sangat tertarik dengan batok sehingga memilih warna emas.
"Emas karena mereka sangat tertarik dengan batik dan wayang makanya banyak warna emasnya," ujarnya.
Allan mengatakan, progres pembuatan kereta ini telah mulai kelihatan bentuknya. Ia berharap semua berjalan sesuai rencana.
"Dan hampir semua sudah kelihatan bentuknya dan kita semua berdoa agar train pertama bisa tiba April dan uji coba pada bulan Mei dapat dilakukan. Proses uji coba tanpa sarana tak bisa dilakukan dan ini target yang sangat penting," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakpro, Satya Heraghandi menyampaikan harga satu unit kereta LRT mencapai USD 1,8 juta. Gerbong kereta didesain fleksibel dimana pada saat terjadi lonjakan penumpang gerbong bisa langsung disambung dengan gerbong yang lain. Begitu juga ketika penumpang sepi, gerbong bisa dikurangi.
"Keretanya bisa disambung sehingga fleksibel," ujarnya.
Saat mulai beroperasi pada Agustus mendatang, pihaknya belum bisa memastikan apakah akan dibuka untuk umum atau hanya melayani peserta Asian Games. Terkait ini, Satya mengatakan, Pemprov DKI Jakarta yang bisa memutuskan.
"Saya belum bisa menjawab itu. Saya inginnya bisa langsung dinikmati masyarakat," jelasnya.
Baca juga:
Progres proyek LRT capai 56 persen
Produksi kereta LRT ditargetkan rampung April 2019
Butuh waktu satu minggu lebih investigasi penyebab robohnya konstruksi LRT
Menhub Budi: Bandung, Makassar, Surabaya, dan Medan prioritas dibangun LRT
Sandi tegaskan sambungan roboh tak hambat penyelesaian LRT
Ini penampakan bagian beton LRT Kelapa Gading yang ambruk
Sandi sebut pekerja konstruksi LRT roboh ditambah jam kerja buat kejar target