Wanda Hamidah Temukan Warga Jakarta Kesulitan Perpanjangan KJP Plus
Wanda mengatakan, dirinya kerap mendapatkan masukan mengenai administrasi yang rumit. Selain itu ada juga saldo terpotong lantaran kesalahan sistem perbankan yang belum bekerja optimal.
Politisi Partai NasDem Wanda Hamidah menemukan banyak keluhan terhadap program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus saat melakukan blusukan di kawasan Jakarta Timur. Program pemberian dana bagi pelajar tidak mampu itu dianggap memiliki administrasi yang berbelit.
Wanda mengatakan, dirinya kerap mendapatkan masukan mengenai administrasi yang rumit. Selain itu ada juga saldo terpotong lantaran kesalahan sistem perbankan yang belum bekerja optimal.
"Temuan saya ketika bertemu warga, khususnya warga Jakarta Timur, beberapa warga mengeluhkan soal Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus," katanya di Jakarta, Jumat (29/3).
Caleg DPR RI Dapil Jakarta Timur itu mengungkapkan, proses perpanjangan KJP yang dinilai sulit. Lantaran warga dimintai melengkapi dokumen administrasi kependudukan, membeli materai, memindai dokumen, serta sejumlah syarat lainnya ketika mengurus perpanjangan KJP.
"Saya harap perpanjangan mengurus KJP Plus dipermudah, kasihan rakyat kecil, jangan dipersulit sudah sangat membantu mereka," tutup Wanda.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal memperluas penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus mulai 2019 ini. KJP kini juga bakal diterima oleh anak-anak pengemudi angkot Jak Lingko. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2018 tentang Kartu Jakarta Pintar Plus.
Di Pasal 4 Pergub tersebut ditambahkan, sasaran penerima KJP Plus yaitu anak berusia enam tahun sampai dengan 21 tahun yang berasal dari pengemudi mitra Transjakarta yang mengemudikan bus kecil.
Baca juga:
Murahnya Tarif MRT Dinilai Bisa Buat Masyarakat Beralih Moda Transportasi
Politisi NasDem: Mencegah Stunting Sejak Kandungan Bukan Setelah Tak Minum ASI
DPRD DKI Didesak Segera Bentuk Pansus Jual Beli Jabatan
Politikus NasDem Sebut Kasus Romi Tak Terkait Pilpres, Jokowi Serius Berantas Korupsi
Politikus NasDem Yakin Kasus Romahurmuziy Tak Surutkan Elektabilitas Jokowi
Politikus NasDem: Jokowi Serius Berantas Paham Radikal di Indonesia