LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Wagub DKI Tak Yakin Calon Lintasan Formula E di Atas Rawa

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak yakin lintasan untuk ajang balap Formula E dibangun di atas rawa. Menurutnya, kontur lintasan mobil balap listrik berbeda dengan balap off-road.

2021-12-31 22:26:18
Wagub DKI Ahmad Riza Patria
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak yakin lintasan untuk ajang balap Formula E dibangun di atas rawa. Menurutnya, kontur lintasan mobil balap listrik berbeda dengan balap off-road.

"Saya kira tidak mungkin Formula E dilaksanakan di rawa-rawa, ini kan bukan off-road jadi tolong dicek dulu," ucap Riza di Balai Kota, Jumat (31/12).

Dia pun meminta pihak DPRD agar mendapatkan penjelasan dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penanggung jawab acara, mengenai kondisi lokasi yang akan menjadi lintasan mobil balap listrik.

Advertisement

Sekretaris Komisi B Pesimistis

Sebelumnya, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga mengaku tidak yakin sirkuit untuk lintasan ajang Formula E rampung dalam kurun 3 bulan. Alasannya, lokasi yang akan dijadikan lintasan dianggap tidak cukup padat

Sikap pesimistis Pandapotan muncul saat meninjau lokasi Formula E di Kawasan Ancol, Jakarta Utara. Ia mendapati tempat pembuangan lumpur hasil pengerukan sungai akan menjadi bagian dari lintasan.

Advertisement

"Ini bekas pembuangan lumpur. Ini pembuangan lumpur dari kali MRT ke sini buang lumpurnya," ucap Pandapotan, Rabu (29/12).

Kendati mengaku tidak memiliki latar belakang teknik tentang kontur tanah, Pandapotan menilai target 3 bulan terlalu optimistis dengan kondisi tanah yang ada.

Setidaknya, kata Pandapotan, pengaspalan untuk lintasan acara internasional baru dapat dikerjakan tuntas selama 6 bulan.

"Paling tidak 6 bulan, ini kan termasuk lahan mentah, tapi kan mereka akan kecanggihan teknologi sekarang saya enggak paham, mungkin dengan kecanggihan teknologi yang didapatkan ini dia bisa dikatakan bisa tiga bulan kita lihat saja nanti," pungkasnya.

Sementara itu, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penanggung jawab acara menargetkan pengaspalan lintasan untuk Formula E rampung dalam kurun 3 bulan, terhitung sejak tender terhadap kontraktor dilakukan. Managing Director Formula E dari PT Jakpro, Gunung Kartiko, mengatakan tender akan dilakukan pada Januari.

"Jadi yang tadi saya bilang, 3 bulan itu adalah dari sejak kita penunjukan kontraktor sampai ini selesai itu ditargetkan 3 bulan. Kontraktor itu akan kita tenderkan mulai Januari besok," ucap Gunung.

Jakpro, kata Gunung, telah memasang standar khusus untuk aspal yang akan digunakan sebagai lintasan. Variabel yang menjadi standar adalah ketebalan aspal, kemiringan aspal, batu untuk material aspal, tipe batu yang akan digunakan sebagai bahan baku aspal.

Standar tersebut wajib dipenuhi kontraktor jika ingin memenangkan tender proyek balap mobil listrik tersebut.

Dia menjelaskan, aspal yang akan digunakan nanti merupakan aspal siap pakai. Sebelum aspal tersebut dipasang, pihak Federation International Automobile (FIA) akan datang ke Indonesia untuk melakukan homoglasi.

Homoglasi adalah proses agar sirkuit dapat lisensi untuk menggelar balapan. Penilaian yang dijalankan dalam proses homologasi antara lain kualias aspal, area run-off, pagar pembatas, pit building, hingga fasilitas kesehatan.

"Prosesnya begini, setelah itu selesai maka FIA itu akan datang untuk homologasi, sebelum homologasi dia akan datang lagi nanti bulan Januari atau Februari, pas lagi konstruksi dia akan datang lagi," ungkapnya.

Kesiapan tidak hanya pada pengaspalan. Gunung menyebutkan, alat-alat pendukung sedianya telah dibeli PT Jakpro sejak 2019-2020.

"Trek ini kan ada aspal ada pendukungnya. Nah fasilitas pendukung seperti misalnya barrier fence, kemudian nanti ada Ad Pro atau keselamatan itu sudah ada semua. Tinggal dikirim ke sini, ada sebagian yang ada di Cikarang itu sudah ready semua, terus ada beberapa dari China juga akan segera kira impor," ungkapnya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.