Wagub DKI: Baru 20-30 persen Orangtua yang Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka
Riza memaklumi kekhawatiran orangtua dalam menjaga kesehatan anaknya saat pandemi Covid-19. Lanjut dia, saat ini baru 85 sekolah yang melakukan uji coba.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, hanya sekitar 30 persen orangtua yang mengizinkan anaknya mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka.
"Kurang lebih range-nya 20 sampai 30 persen yang mendapatkan persetujuan orangtua. Itulah kami berikan kesempatan tatap muka secara langsung melalui uji coba pembelajaran terbatas," kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (7/4).
Riza memaklumi kekhawatiran orangtua dalam menjaga kesehatan anaknya saat pandemi Covid-19. Lanjut dia, saat ini baru 85 sekolah yang melakukan uji coba.
"Kegiatan ini nanti dilaksanakan insya Allah seminggu tiga kali untuk pelajaran tertentu yang membutuhkan interaksi, diskusi. Yang tidak bisa dilakukan secara online," papar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menyatakan, sejumlah poin penting dalam pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka. Salah satunya yakni mengenai durasi belajar siswa di sekolah.
"Durasi belajar yang terbatas antara 3 sampai 4 jam dalam satu hari," kata Nahdiana dalam keterangan tertulis, Selasa (6/4).
Lalu, pelaksanaannya pun hanya sekali seminggu untuk satu jenjang kelas dalam satuan pendidikan. Kemudian kapasitasnya juga dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah keseluruhan satu kelas.
Selanjutnya, pengaturan tempat duduk siswa juga berikan jarak 1,5 meter. Sedangkan untuk materi pelajarannya juga terbatas.
"Yaitu hanya materi-materi esensial yang disampaikan pada pembelajaran tatap muka," ucapnya.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Dishub DKI Operasikan 50 Bus Sekolah Dukung Uji Coba Belajar Tatap Muka
Pemprov DKI Sediakan Bus Sekolah untuk Cegah Murid Berkerumun Usai Belajar
UNS Solo Uji Coba Kuliah Tatap Muka di Tiga Fakultas
Tak Ingin Pembelajaran Tatap Muka Gagal, Pemkot Solo Larang Mudik Lebaran
Antusiasme Siswa SD Ikuti Uji Coba Sekolah Tatap Muka
Siswa Diminta Bawa Bekal Selama Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta