Usai Libur Lebaran, DKI Catat Ada 800 Klaster Penularan Covid-19
Terbukti, 800 klaster penularan Covid-19 berada di seluruh 5 kota administrasi Jakarta; Jakarta Barat, Timur, Utara, Pusat, dan Selatan.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat ada 800 klaster penularan Covid-19 pasca libur lebaran. Dari klaster ini diperkirakan mencakup sekitar 1.400 orang.
"Kalau yang 800-an itu yang punya riwayat perjalanan luar kota masa libur lebaran," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, saat dikonfirmasi Kamis (10/6).
Dwi mengatakan, klaster tersebut dalam skala kecil. Artinya satu orang menularkan 2-3 orang dalam satu kelompok. Meski demikian, klaster-klaster ini sangat banyak. Sehingga berkontribusi dengan catatan kasus positif Covid-19.
Terbukti, 800 klaster penularan Covid-19 berada di seluruh 5 kota administrasi Jakarta; Jakarta Barat, Timur, Utara, Pusat, dan Selatan.
Kendati demikian, Dwi menambahkan, dari jumlah klaster tersebut, sudah ada catatan kesembuhan.
"Sudah ada yang sembuh. Dan masih ada yang isolasi," pungkasnya.
Data per tanggal 9 Juni, penambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta sebanyak 1.371 kasus. Kasus sembuh bertambah 1.112 kasus, kematian bertambah 21 kasus, dan kasus aktif naik menjadi 238 kasus.
Baca juga:
Penjualan Mobil Nasional Turun 50 Persen Akibat Pandemi Covid-19
Kegiatan Testing PCR untuk Tekan Penyebaran Corona
Menko Luhut Kagum China Copot Pejabat Pelanggar Protokol Kesehatan
15 Warga Aceh Meninggal Karena Covid-19 dalam 24 Jam Terakhir
232 Warga Lamongan Positif Covid-19 Setelah Hadiri Hajatan, Ini Fakta di Baliknya
Daerah Harus Antisipasi Agar Pandemi Tetap Terkendali