LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Usai gertak anak buah, kasudin kebersihan coba sogok wartawan

Dia beralasan tegurannya itu dilakukan atas permintaan Kepala Dinas Kebersihan Unu Nurdin.

2013-07-19 22:21:00
jakarta
Advertisement

Kepala Suku Dinas Jakarta Kebersihan Pusat, Toga Torop menggertak anak buahnya saat tengah diwawancarai wartawan soal honor dan pekerjaan yang dilakoninya. Usai ditegur, lelaki berusia 43 tahun itu lantas pergi begitu saja dengan wajah cemas.

Melihat itu, merdeka.com mengonfirmasi tindakannya yang menegur keras anak buahnya saat tengah diwawancara. Dengan wajah sinis, Toga menyatakan terpaksa melakukannya karena ada pengakuan dipekerjakan selama 24 jam.

"Ya kenapa dia bilang kerja 24 jam ke wartawan," ujar Toga di Silang Monas, Jakarta, Jumat (19/7).

Advertisement

Tak hanya itu, Toga berupaya meyakinkan bahwa pria yang diwawancarai itu hanya menginginkan gaji besar. 

"Mereka itu cuma ingin gaji besar saja," ucapnya ketus.

Toga menambahkan, tegurannya itu dilakukan atas permintaan Kepala Dinas Kebersihan Unu Nurdin. Sebab, ada petugas kebersihan yang mengaku kepada wartawan lainnya telah dipaksa bekerja selama 24 jam.

Advertisement

"Saya disuruh ke sini sama pak Kadis untuk negur dia, karena tadi ada petugas yang bilang kerja 24 jam," ungkapnya.

Tak berhenti sampai di sana, Toga lantas mencoba menyogok wartawan agar tidak memuat keluhan tersebut. "Ini ada uang buat beli kolak," ujarnya.

Mendengar itu, dua orang wartawan termasuki merdeka.com menolak pemberian tersebut. Tak mau menyerah, secara terang-terangan ia meminta agar dihubungi sesaat menjelang lebaran.

"Ya sudah, nanti lebaran hubungi saya ya," lanjutnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berbuka bersama ribuan petugas kebersihan dari lima wilayah di ibu kota, sore tadi. Salah seorang peserta mengejar dan curhat soal honor yang kecil kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

Melihat itu, merdeka.com berupaya mewawancarai sosok pria bertopi hijau yang menemui Ahok dengan mengeluarkan keluh kesahnya. Namun sayang, upaya itu tidak bisa dilakukan karena dilarang Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Unu Nurdin.

Karena tidak memungkinkan, lantas merdeka.com bersama seorang wartawan lainnya mencari narasumber. Akhirnya, kami berhasil menemui petugas kebersihan yang juga hadir dalam acara berbuka bersama Pemprov DKI Jakarta di Cawan Monas, Jakarta.

Pria yang bertugas di Kemayoran itu mengaku menilai kedatangan Ahok membuat kegiatan tersebut menjadi lebih berharga. Lelaki 43 tahun yang enggan menyebut namanya mengaku sudah menjalani profesinya sebagai petugas kebersihan selama tiga tahun, dan baru kali ini dihadiri langsung seorang pimpinan.

Di tengah wawancara, tiba-tiba Kasudin Kebersihan Jakarta Pusat Toga Torop menggertaknya. "Kamu bekerja atau tidak bekerja," tanya Toga kepada petugas tersebut dengan nada emosi.

Lalu, petugas tersebut menjawab dengan mimik muka ketakutan dan terbata-bata menjawab "Iya pak, bekerja," kata petugas tersebut.

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.