Uji coba sudah berakhir, sistem 3 in 1 masih belum diberlakukan
Untuk memutuskan apakah dilanjutkan atau tidak, Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI akan rapat koordinasi.
Uji coba penghapusan 3 in 1 telah berakhir pada Rabu (13/4) kemarin. Namun hari ini, uji coba penghapusan nyatanya tetap berlaku sampai nantinya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama benar-benar memberikan keputusan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto. Menurut Budiyanto, dihapus atau tidaknya 3 in 1 menunggu keputusan orang nomor 1 di Jakarta yang kerap disapa Ahok.
"Karena belum ada rapat hasil evaluasi, jadi keputusannya hari ini uji coba penghapusan 3 in 1 masih berlanjut," kata Budiyanto saat dikonfirmasi, Kamis (14/4).
Budiyanto mengungkapkan, dengan kata lain pagi dan sore nanti uji coba penghapusan 3 in 1 masih diberlakukan. Rencananya memang hari ini akan ada rapat evaluasi penghapusan 3 in 1 oleh pihak Polda Metro Jaya dengan Ahok.
"Dan hasil rapat nanti akan dirumuskan dan menjadi rekomendasi kepada Gubernur DKI Jakarta, dan Pak Gubernur nanti yang memutuskan 3 in 1 tetap diberlakukan atau dihapuskan," jelasnya.
"Saya hadir rapat itu di Dinas Perhubungan yang rencananya siang ini rapatnya," tutupnya.
Baca juga:
Jika tak didukung Polda Metro, Ahok pertimbangkan hapus 3 in 1
Akan bertemu Polda Metro, Kadishub DKI ngotot 3 in 1 harus dihapus
Dinilai bakal bikin tambah macet, Ahok ngotot hapus 3 in 1 malam ini
3 in 1 dihapus, pemotor ngeluh macet makin parah
Hasil kajian, Polda Metro minta 3 in 1 tak dihapus dulu
Bundaran Senayan macet, setiap lampu merah kini ditambah 20 detik
3 in 1 dihapus, Ahok akui kendaraan di jalan protokol bertambah