Travel Gelap Tawarkan Jasa Antar Mudik di Media Sosial
Yusri menjelaskan, apa yang dilakukan oleh pihaknya tersebut berdasarkan hasil evaluasi anggota pada tahun 2020.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mengamankan 115 kendaraan travel gelap yang mengangkut penumpang untuk keluar dari Jakarta. Ratusan mobil yang diamankan ini hasil operasi selama dua hari sejak 27-28 April 2021.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, modus yang digunakan oleh para supir travel gelap ini masih sama dengan tahun sebelumnya. Yakni dengan cara memasang iklan di media sosial.
"Modusnya hampir sama kaya tahun Kemarin mereka undang orang penumpang melalui media sosial," katanya di Polda Metro Jaya, Kamis (29/4).
Oleh karena itu, pihaknya tak hanya melakukan penjagaan di jalur-jalur tikus saja. Melainkan juga melakukan patroli siber di media sosial.
"Yang diamankan Dirlantas dan jajaran ini kita patroli di dunia siber, kita temukan kita tangkap melalui jalur-jalur tikus," ujarnya.
Yusri menjelaskan, apa yang dilakukan oleh pihaknya tersebut berdasarkan hasil evaluasi anggota pada tahun 2020.
"Kita sudah evaluasi tahun kemarin, itu sudah kita amankan dan sudah kita evaluasi jalur-jalur yang tembus sudah kita tutupi semua dan kita bangun pos pengamanan di situ. Ditangkapnya ini ada yang di jalur tikus ada di Tol ada di arteri," terangnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebut, patroli siber yang dilakukan oleh anggotanya itu untuk mengetahui pergerakan para travel gelap.
"Kami laksanakan patroli siber untuk lihat memahami pergerakan travel gelap, karena mereka mengiklankan jasa melalui media sosial," tutup Sambodo.
Baca juga:
Usai Terjaring Razia, Penumpang Travel Gelap Dipulangkan Polisi
Tekan Penyebaran Covid-19, Surabaya Menggiatkan Sosialisasi Larangan Mudik
Polda Metro Jaya Amankan 115 Travel Gelap
Nekat Pulang ke Boyolali, Pemudik akan Dikarantina di Rumah Angker
Polda Metro Jaya Amankan 115 Travel Gelap Nekat Angkut Pemudik
Wagub DKI Soal Arahan Presiden: Jangan Sampai Libur Panjang Sebabkan Penyebaran