Transjakarta akan datangkan 2.000 armada baru tahun ini
PT Transjakarta mengalokasikan anggaran Rp 750 miliar untuk menghadirkan armada modern yang sudah dipakai di kota-kota besar di luar negeri. Dengan tambahan 2.000 armada, total bus Transjakarta yang akan beroperasi tahun ini menjadi 3.300 armada.
PT Transjakarta akan menambah armadanya untuk memenuhi peningkatan kebutuhan publik akan sarana transportasi massal. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta ini akan mendatangkan 2.000 armada baru tahun ini secara bertahap.
Direktur utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono mengatakan bahwa penambahan armada tersebut untuk memenuhi harapan dan keinginan pelanggan agar mendapatkan jasa transportasi yang jauh lebih baik.
"Pengadaan bus itu kita jalan terus, tahun ini (2017) itu armada kita akan ada 3.300 ya ini progressif jalan terus. Kalau sekarang udah ada 1.300 armada akan menjadi 3.300 jadi tambah hampir 2.000 an," kata Budi, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/1).
Budi mengklaim, pihaknya tidak main-main dalam memilih kualitas bus yang dipakai. Targetnya armada baru ini bisa dipakai hingga 10-20 tahun ke depan.
"Kami pilih-pilih ya kami beli bus ini untuk bisa dioperasikan sampai 10 atau 20 tahun sehingga kami juga butuh suatu komitmen dan kemampuan dari pihak karoseri."
Budi mengakui,yang menjadi hambatan dalam pengadaan armada baru adalah ketersediaan dan kesiapan dari pihak karoseri. Karena karoseri-karoseri di Indonesia terbatas dan yang mempunyai kemampuan serta kualitas baik juga terbatas.
Pihaknya mengalokasikan anggaran Rp 750 miliar untuk menghadirkan armada modern yang sudah dipakai di kota-kota besar di luar negeri.
"Itu tujuannya supaya lebih memberikan kenyamanan dan memudahkan, ini ramah difabel (penyandang cacat) jadi mereka bisa naik ke bus nya itu dengan lebih mudah karena busnya punya lift yang bisa turun naik. Kami ada kan itu mulai bulan Maret ya itu akan datang total 300 bus," ucapnya.
Baca juga:
Rute baru Transjakarta jurusan Terminal Pulogebang-Stasiun Bekasi
Sopir angkot K-56 protes Transjakarta Cibubur-UKI beroperasi kembali
Ahok janjikan gaji sopir Transjakarta bisa sampai Rp 13 juta
Ahok tahu ada bus Transjakarta dari China di Tanjung Priok
Penjelasan soal bus Transjakarta asal China tiba di Tanjung Priok