LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Tim Angket usir kepala BPKD di rapat e-budgeting dengan konsultan

Tiba-tiba saja DPRD mengundang tim 20 e-budgeting padahal saat rapat dengan pemprov dipastikan tim ini tak pernah ada.

2015-03-11 12:52:17
Ahok vs DPRD DKI
Advertisement

Panitia khusus (pansus) DKI menggelar rapat hak angket di ruang rapat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dalam rapat tersebut, pansus memanggil Tim e-budgeting RAPBD DKI Jakarta 2015 yang dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sebagai bagian dari tim itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Anggaran Daerah (BPKAD), Heru Budi Hartono, hadir. Rupanya, kehadirannya malah diprotes Ketua Panitia Hak Angket DPRD DKI, Mohammad Ongen Sangaji, dan diminta keluar meninggalkan ruang rapat.

Tak mau meladeni dengan berlebihan, Heru memutuskan keluar. Dia mengaku menerima undangan yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, disebutkan bahwa pansus memanggil tim e-budgeting dan Konsultan e-budgeting Pemprov DKI Jakarta.

Ditambahkan Heru, pansus hanya memanggil konsultan e-budgeting sehingga dia tidak diperkenankan untuk mengikuti rapat. Padahal di dalam surat undangan tertera tim e-budgeting dan konsultan e-budgeting.

"Sepertinya ini ada miskom yang dimaksud dengan e-budgeting adalah katanya konsultan. Padahal tim e-budgeting kan saya. Tim e-budgeting adalah BPKAD, ada tim TAPD yaitu sekda, bappeda, dan BPKAD. Karena tim e-budgeting dipanggil, ya saya hadir," jelas Heru setelah keluar dari ruang rapat, Selasa (11/3).

Heru sendiri tidak tahu menahu soal tim 20 e-budgeting yang termasuk sebagai konsultan e-budgeting. Dia mengaku baru mengetahui setelah membaca surat kabar.

"Saya baru tahu di koran-koran ada yang tim 20 itu. Saya engga tahu sebelumnya. Tapi kebetulan e-budgeting itu adanya di saya di BPKD termasuk servernya dan programnya dan konsultannya ya saya wajib hadir dong," imbuh Heru.

Namun, Heru mengaku hanya menghormati keputusan ketua panitia hak angket. Namun Heru memastikan akan hadir jika pansus mengundangnya dalam rapat hak angket selanjutnya.

"Kalau hak angket ini ngundang saya lagi ya enggak apa-apa kan niatnya baik dia. Besok saya diundang lagi, saya pasti hadir," ujar Heru.

Baca juga:
Tak laporkan kekayaan ke KPK, pimpinan DPRD DKI takut?
Reaksi lulung cs terancam tak gajian 6 bulan gara-gara kisruh RAPBD
Istri Ahok diserang karena pimpin rapat, bagaimana sebenarnya?
Ahok minta rapat hak angket dilakukan secara terbuka
Pansus angket DKI bakal panggil tim 20 terkait RAPBD 2015
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI anggap hak angket Ahok urusan kecil
PAN cabut dukungan hak angket buat Ahok

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.