Tersisa 50 ton sampah hutan mangrove, Anies targetkan pembersihan sepekan
Bersama pasukan oranye, Anies tak segan memungut sampah menggunakan tangan tanpa pelindung. Menurut Anies bila menggunakan alat seperti garpu, maka sampah sulit diangkut. "Lebih dari 400 tenaga pekerja di sini untuk mengangkat sampah," kata Anies.
Tersisa 50 ton sampah, Anies targetkan pembersihan Muara Angke sepekan
Kawasan hutan bakau bakau Ecomarine Tourism Mangrove di Muara Angke, Jakarta Utara bak lautan sampah. Prihatin dengan kondisi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung dan turun tangan melakukan pembersihan.
Bersama pasukan oranye, Anies tak segan memungut sampah menggunakan tangan tanpa pelindung. Menurut Anies bila menggunakan alat seperti garpu, maka sampah sulit diangkut.
"Karena lokasinya, maka pembersihannya tidak bisa menggunakan alat-alat besar untuk mengangkut, harus pakai kapal. Satu pakai kapal tor, dua dengan tenaga manusia. Pakai alat pun pakai garpu, kalau dikeruk itu sulit mengangkatnya, mau tidak mau harus pakai tangan," kata Anies di lokasi, Senin (19/3)
Pantauan di lokasi, terdapat satu alat berat yakni excavator yang membantu 400 petugas membersihkan tumpukan sampah di hutan mangrove itu.
"Lebih dari 400 tenaga pekerja di sini untuk mengangkat sampah, diperkirakan masih ada lebih dari 50 ton lagi yang masih ada di sini," ucapnya
Mantan Mendikbud itu menargetkan dalam seminggu sampah-sampah itu dapat diangkut ke Bantar Gebang. "Insya Allah kita tuntaskan, mudah-mudahan dalam waktu seminggu ini kita bisa tuntaskan," ujarnya
Sampah dengan ketinggian 2,5 meter di Ecomarine itu, menurut Anies, terdiri dari sampah plastik rumah tangga hingga sampah kiriman dari luar daerah yang terbawa arus.
"Mayoritas adalah sampah plastik rumah tangga, yang mulai berkumpulnya diduga sejak akhir desember karena angin barat yang bergerak dan kemudian merusak lahan yg semula akan digunakan untuk mangrove dan budidaya bandeng. Rusak semua dan justru jadi perangkap sampah. Jadi arus laut membawa sampah dan berkumpul di tempat ini," jelas Anies
Ia meminta warga untuk mulai membuang sampah pada tempatnya, bukan di badan air lagi.
"Kami akan bersihkan tempat ini, kemudian sungai-sungai yang mengalir akan kami siapkan jaring-jaring untuk menjerat sampah sebelum sampai ke hilir. dengan begitu tidak mengotori laut. Dan ujungnya mau tidak mau adalah perilaku kita," tegas Anies.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Golkar DKI akan temui Anies bahas penutupan Jalan Jatibaru
Kritik Anies-Sandi, PDIP DKI heran Dirut BUMD sulit bertemu
Tinjau Teluk Jakarta, Anies bantu pasukan oranye pungut sampah
PDIP DKI minta Anies-Sandiaga perbaiki pola komunikasi dengan SKPD
PDIP DKI nilai Anies lepas tangan terkait pengunduran diri Dirut Dharma Jaya
Sampah menumpuk di Teluk Jakarta, Sandiaga imbau warga jaga kebersihan
Ini alasan anggota TGUPP Anies-Sandi belum lengkap