Temukan buaya, warga diminta hubungi polisi, Basarnas & pihak Ancol
Faried menambahkan, pihaknya turut menyisir Teluk Jakarta dimulai dari kawasan Pondok Dayung dan dilanjutkan ke arah kawasan Ancol. Tim Ditpolair menggunakan perahu karet.
Kepala Seksi Pertolongan dan Penyelamatan Ditpolair Baharkam Polri, Komisaris Polisi Faried meminta warga menghubungi pihak terkait jika menemukan buaya. Pihak terkait tersebut meliputi, Kepolisian, Basarnas maupun pihak managemen Ancol.
"Sewaktu-waktu buaya muncul, kami akan siap mengamankan. Masyarakat bisa langsung hubungi online Polri, Basarnas, ataupun pihak Ancol," jelas Faried disela-sela penyisiran Pondok Dayung hingga Ancol, Minggu (17/6).
Faried menambahkan, pihaknya turut menyisir Teluk Jakarta dimulai dari kawasan Pondok Dayung dan dilanjutkan ke arah kawasan Ancol. Tim Ditpolair menggunakan perahu karet.
Ia meminta masyarakat tetap tenang namun juga waspada.
"Karena buaya seperti apa belum tahu, apa masih hidup atau mati masyarakat tetap waspada," kata Faried.
Sebelumnya, seekor buaya dengan panjang sekitar 3 meter muncul di kawasan Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Buaya tersebut masih terus diburu.
Kemunculan buaya tersebut terekam video hingga viral di media sosial. Video berdurasi 27 detik ini pun banyak disebarkan dalam pesan singkat.
Reporter: Ika Defianti
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Ditpolair patroli cari buaya di Ancol
Tim Gabungan & Mabes Polri belum berhasil temukan buaya di Ancol
Sisir Kali Jabat hingga Marina Ancol, Basarnas belum temukan buaya
Menteri Siti minta buaya di Tanjungpriok ditangkap pakai jaring bukan ditembak
Pantai Ancol dilindungi jaring, Sandiaga minta pengunjung tak khawatir buaya