Tanamkan sadar bencana sejak usia dini, DKI akan gelar acara di CFD
Kegiatan ini akan diikuti oleh 10.000 pelajar yang terdiri dari SD, SMP dan SMA. Menurut Sumarsono, di setiap panggung akan ada edukasi yang tertera pada brosur dan juga ceramah. Selain itu, peserta juga akan mengikuti jalan sehat sepanjang lokasi CFD.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar Gebyar Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB). Acara ini akan dilangsungkan pada momen Car Free Day (CFD) pada Minggu (22/1).
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengklaim kegiatan ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia. Kegiatan ini akan diikuti oleh 10.000 pelajar yang terdiri dari SD, SMP dan SMA.
"Kegiatannya jalan kaki dan promosi tentang pendidikan, tujuannya memberikan edukasi sadar bencana. Nanti ada panggung-panggung. Panggung akhirnya di Monas," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/1).
Menurut Sumarsono, di setiap panggung akan ada edukasi yang tertera pada brosur dan juga ceramah. Selain itu, peserta juga akan mengikuti jalan sehat sepanjang lokasi CFD.
"Sensenya agar menyadarkan mereka tentang bencana dan kegiatan kemanusiaan lainnya, termasuk dilatih agar sadar lingkungan," terangnya.
Sumarsono menegaskan bahwa generasi muda harus dilatih agar sadar bencana sejak usia dini. Selain itu, setiap sekolah juga dianjurkan untuk melakukan sosialisasi tanggap bencana.
"Kalau tidak, mereka akan terkaget-kaget. Nanti mereka diberikan juga sosialisasi agar tiap sekolah ada juga kelengkapan, kayak mereka paham peta ancaman bencana di DKI seperti apa," tandasnya.
Baca juga:
Ahok heran Sumarsono angkat pejabat yang pernah dipecatnya
Kejar target, Pemprov DKI akan naikkan beberapa jenis pajak
Sumarsono ancam tutup kelab malam mempekerjakan PSK impor
DKI wacanakan kerjasama pengembangan budaya dengan Yogyakarta
Sumarsono ajak rapat SKPD di kereta wisata, 1 orang bayar Rp 7 juta