LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Sulitnya porter Stasiun Senen mengantongi uang Rp 100.000 sehari

Porter di Stasiun Senen berjumlah 86 orang. Mereka harus pandai mencuri hati para penumpang.

2016-07-09 21:03:00
Arus balik
Advertisement

Eddy berjalan cepat di antara penumpang kereta yang memadati Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (9/7). Keringat mengucur deras membasahi seragam biru muda yang dikenakannya. Meski bercucuran keringat, Eddy tetap bersemangat mengangkat barang bawaan pemudik yang sudah kembali ke ibu kota. Eddy merupakan porter di Stasiun Senen, Jakarta Pusat.

Sebagai porter, Eddy harus sigap menangkap peluang. Dia juga tak lelah menawarkan jasanya pada setiap penumpang yang turun dari kereta. Musim arus mudik dan arus balik Lebaran, Eddy berharap ada tambahan pemasukan dibanding hari biasanya. Tapi ternyata jauh panggang dari api. Dia hanya bisa tersenyum murung melihat sebagian besar penumpang kebanyakan memilih membawa barang bawaannya sendiri.

"Tidak ada bedanya, Mas. Sama saja dengan hari-hari biasa," cerita Eddy ketika berbincang dengan merdeka.com di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (9/7).

Advertisement

Untuk menggunakan jasa Eddy, penumpang kereta perlu membayar Rp 20.000. Dalam sehari, isi kantongnya tak lebih dari Rp 100.000. Meski begitu Eddy tetap bersyukur. Dia menyisakan uang yang didapat sehari-hari, untuk kebutuhannya selama bekerja untuk istri dan anak-anaknya.

"Rp 100.000 itu susah dapatnya. Tapi mau bagaimanapun saya bersyukur saja ada orang yang pakai jasa saya," tuturnya.

Porter di Stasiun Senen berjumlah 86 orang. Mereka harus pandai mencuri hati para penumpang.

Advertisement

"Kuncinya pada cara kita menawarkan jasa. Kalau orang enggak mau ya jangan paksa. Terus dibayar juga seikhlasnya aja," katanya.

Jika sedang kosong, Eddy kerap berkumpul dengan rekan-rekannya sesama porter. Gelak tawa mereka sesekali terdengar di antara kerumunan para penumpang.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.