Soal Penyelenggaraan Formula E, Menteri BUMN Diminta Beri Dukungan
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan menunggu arahan pemerintah pusat khususnya Presiden Joko Widodo untuk terlibat menyukseskan event internasional termasuk Formula E dalam rangka mempromosikan Indonesia.
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan menunggu arahan pemerintah pusat khususnya Presiden Joko Widodo untuk terlibat menyukseskan event internasional termasuk Formula E dalam rangka mempromosikan Indonesia.
Akademisi Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menyoroti sikap Menteri BUMN Erick Thohir. Ia menyatakan, Menteri BUMN seharusnya tidak harus menunggu arahan Presiden.
"Berpikirnya demi kepentingan bangsa dan negara saja harusnya," kata Ujang, Selasa, (16/11) seperti dikutip dari Antara.
Apalagi, penyelenggaraan balapan Formula E merupakan event internasional yang akan membawa nama Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan sinyal positif dukungan penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta dengan menantang Vice Champion LMP2 FIA WEC 2021 Sean Gelael.
"Karena akan membawa nama bangsa," kata Ujang.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir merespons dan memberikan jawaban terkait kemungkinan BUMN akan membantu penyelenggaraan event balapan mobil listrik Formula E di Jakarta.
"Apakah Formula E, apakah MotogGP, nah kebetulan kami dari BUMN punya tugas di MotoGP, bayangkan di Mandalika membangun airport, membangun jalan tembus, kemarin membangun sirkuit," ujar Erick di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (13/11).
Erick mengatakan saat ini, dirinya ditugaskan untuk membantu menyukseskan penyelenggaraan MotorGP dan 17 cabang olahraga lainnya sesuai dengan roadmap dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dia mengaku, banyak juga cabang olahraga lain meminta dukungan dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara), namun dirinya menolak karena di luar arahan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
"Jadi selama kami ditugaskan, kami akan menjalankan. Jadi kita tidak pilih kasih dengan cabor (cabang olahraga) yang bertanding di olimpiade berapa banyak? Tetapi yang didukung 17. Ini jangan salah karena penugasannya 17 (cabor). Bukan berarti kami tidak saling gotong royong tapi sesuai dengan penugasan," ungkap dia.
Khusus terkait Formula E, Erick mengaku belum ada pembicaraan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia mengaku masih fokus membantu penyelenggaraan MotoGP dan 17 cabor yang ditugaskan kepada BUMN.
Ajang Formula E merupakan dukungan untuk program Jakarta Langit Biru yang diusung oleh Pemprov DKI selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.
Formula E menjadi kesempatan menuju solusi untuk mengatasi polusi udara di wilayah perkotaan, terlebih Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga gencar menyosialisasikan uji emisi kendaraan untuk menekan polusi udara.
Badan Umum Milik Daerah DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo atau Jakpro (Perseroda), menyatakan kepastian lokasi penyelenggaraan balapan mobil listrik atau Formula E di Jakarta diumumkan sekitar Desember 2021 setelah melalui penentuan dari penyelenggara Formula E Operation (FEO).
Baca juga:
Jakpro Target Umumkan Lokasi Formula E pada Desember 2021
Jakpro Jamin Harga Tiket Formula E Tidak Semahal Masuk Sirkuit Mandalika
Rincian Commitment Fee yang Telah Dikeluarkan DKI Untuk Formula E
KPK Pastikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E Sesuai Prosedur
Jakpro: Kita Masih Punya Cukup Waktu Persiapkan Formula E