Soal makam fiktif, Akom sindir Ahok hebat
Dia meminta agar Ahok berani membuktikan, bukan asal membuat isu saja.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan memecat Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Ratna Diah Kurniati. Hal tersebut lantaran ada makam fiktif sebagai modus permainan harga pemakaman.
Menanggapi isu itu, Ketua DPR Ade Komarudin mengaku tak percaya dengan adanya makam fiktif tersebut. Dia meminta agar Ahok berani membuktikan, bukan asal membuat isu saja.
"Ah masa sih, saya ga tahu. Ahok hebat juga dapat data itu, emang udah diteliti sama Ahok makanya udah diteliti, mungkin laporan anak buahnya wallahualam. Ahok sebaiknya teliti dulu," kata Ade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/6).
Politikus Partai Golkar itu mengatakan, dalam pembuktian makam fiktif tersebut bisa memunculkan dampak sosial. Sebab setiap makam ada ahli waris yang menjaganya.
"Hati-hati menyangkut makam. Kebanyakan ada anaknya, hati-hati, data jangan sampai keliru," tuturnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Ahok geram saat mendapat laporan ada PNS membuat makam fiktif di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU). Makam fiktif dipasangi batu nisan padahal di dalam tanah belum tentu ada jenazah. "Banyak sekali makam yang fiktif-fiktif," kata Ahok di Balai kota, Jln Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (9/6).
Baca juga:
Mendikbud soal Ahok: Tak ada larangan dan pengharusan siswi berhijab
Ketum Golkar yakin Ahok maju lewat parpol di Pilgub DKI
Golkar umbar pujian ke Ahok, NasDem sebut 'Good idea'
Ahok: Jilbab itu bukan seragam sekolah tapi panggilan agama
Catat, begini prosedur resmi pesan unit makam di DKI Jakarta
Ahok sebut tak ada aturan sekolah negeri di DKI siswi wajib berhijab
Ahok curigai pembelian lahan di Jakarta selalu mandek