Slogan Baru Jakarta, Pemprov DKI Tegaskan Logo +Jakarta Tidak Berubah
Hal yang berubah adalah slogan program sesuai visi gubernur, yaitu dari 'Maju Kotanya, Bahagia Warganya' menjadi 'Sukses Jakarta Untuk Indonesia!'.
Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklarifikasi bahwa tidak ada perubahan logo +Jakarta (PlusJakarta). Mereka juga menjelaskan, hal yang berubah adalah slogan program sesuai visi gubernur, yaitu dari 'Maju Kotanya, Bahagia Warganya' menjadi 'Sukses Jakarta Untuk Indonesia!'.
"Untuk saat ini, PlusJakarta masih digunakan sebagai city branding (penjenamaan kota). Nah, kalau slogan program dibuat sesuai visi gubernur yang dilakukan oleh gubernur yang menjabat di DKI Jakarta," tulis Pemprov DKI dalam akun Instagram resminya @dkijakarta, dikutip Rabu (14/12).
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta Raides Aryanto mengatakan, Pemprov mengklaim masih akan melanjutkan semangat kolaborasi seperti visi milik gubernur sebelumnya, Anies Baswedan.
"Pemprov DKI Jakarta juga masih akan melanjutkan semangat kolaborasi yang sudah terbangun di Jakarta untuk bersama-sama membangun kota, utamanya dalam menyelesaikan sejumlah isu strategis dengan berbagai program," kata Raides dalam keterangan resminya.
Adapun isu strategis yang dimaksud adalah program Ketahanan Terhadap Bencana, Pemerintahan Dinamis dan Transformasi Layanan Publik, Ketahanan Ekonomi Inklusif, Kota Berkelanjutan Berbasis Digital dan Komunitas, Manusia Sehat, Berdaya Saing Setara, serta Pemerataan Pembangunan.
Lebih lanjut. Raides menjelaskan bahwa cakupan kebijakan dan program prioritas ini juga merupakan persiapan Jakarta untuk menyukseskan perpindahan Ibu Kota ke Nusantara. Untuk itu, lanjut Raides, adanya slogan ‘Sukses Jakarta untuk Indonesia’ yang disandingkan dengan logo resmi Pemprov DKI Jakarta merupakan dukungan Jakarta pada Ibu Kota Indonesia di masa depan tersebut.
“Jadi, tidak ada logo baru menggantikan logo PlusJakarta. Namun, terkait dengan slogan ‘Sukses Jakarta untuk Indonesia’, Pemprov DKI Jakarta akan mempersiapkan Surat Keputusan (SK) Gubernur untuk penggunaan slogan tersebut ke depannya. Hal ini untuk mendukung, sekaligus mengajak masyarakat Jakarta, untuk bersinergi mengantarkan Ibu Kota dari Jakarta ke Nusantara," jelas Raides.
(mdk/ray)