Siapa taruh kulit kabel di selokan buat Ahok marah? ini kata Kapolda
Polisi selidiki unsur pidana dalam kasus kulit kabel di selokan dekat kantor Ahok itu.
Polda Metro Jaya hingga kini masih mendalami penemuan bungkusan kabel dalam jumlah besar di Jalan Medan Merdeka Selatan, pada Selasa (1/3) lalu. Pihaknya pun mencari tahu apakah ada sabotase atau kelalaian akan kabel tersebut.
"Nanti kita cek sampai ke situ juga," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Rabu (2/3).
Tito mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih dalam tahap proses penyelidikan. Kalau memang ada yang tak beres dengan keberadaan kabel tersebut, maka akan mengenakan pasal sesuai dengan ketentuan yang ada.
"Kalau memang kabel ini sudah ada sejak lama, barang itu nggak diangkat, kemudian kenapa nggak diangkatnya? Karena malas? Atau karena apa? Nanti kita lihat unsur pidananya apa, apa berhubungan dengan masalah merusak lingkungan? Itu bisa saja," paparnya.
Namun hingga kini Tito mengaku belum bisa menyimpulkan adanya kesalahan pada barang tersebut.
"Belum bisa kita simpulkan, sebelum tahu barang ini barang lama atau baru. Kemudian kalau barang lama, kenapa nggak diangkat? Apakah ada pidananya di situ? Kemudian kalau barang baru, kenapa ditaruh di situ? Siapa yang naruh di situ? Ini yang kita dalami," tutupnya.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) marah besar ada kabel bekas dengan jumlah besar di gorong-gorong Jalan Merdeka dekat kantor ESDM, yang membuat aliran air terhambat sehingga mengakibatkan banjir. Ahok tengah menyelidiki siapa yang bertanggungjawab atas hal itu.
Baca juga:
Anak buah Ahok curiga sampah kulit kabel dekat ESDM milik PT PLN
Polisi bentuk tim periksa kulit kabel yang bikin banjir kantor Ahok
Sampai hari ke 5, kulit kabel masih ditemukan di Jl Medan Merdeka
Ahok curiga kulit kabel di got ditaruh orang pintar
Ditemukan kulit kabel, Ahok minta PPSU cek gorong-gorong di DKI
Ini kronologi kulit kabel ditemukan di got Jl Medan Merdeka