Selama uji coba penghapusan 3 in 1, 20 bus TransJakarta digratiskan
Bus gratis hanya waktu pelaksanaan 3-in-1 yakni pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 16.30-19.00 WIB.
pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibantu Ditlantas Polda Metro Jaya mulai melakukan uji coba penghapusan 3 in 1 mulai 5-8 April dan 11-13 April 2016. Uji coba dilakukan di lima ruas jalan yakni Jalan Sisingamangaraja (jalur cepat dan jalur lambat), Jalan Jenderal Sudirman (jalur cepat dan jalur lambat), Jalan MH Thamrin (jalur cepat dan jalur lambat), Jalan Medan Merdeka Barat dan sebagian Jalan Jenderal Gatot Subroto antara persimpangan Jalan Jenderal Gatot Subroto hingga Jalan Gerbang Pemuda (Balai Sidang Senayan) sampai persimpangan Jalan HR Rasuna Said-Jalan Jenderal Gatot Subroto pada jalan umum bukan tol.
Bersamaan dengan kebijakan itu, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menyiapkan 20 unit bus Transjakarta yang digratiskan untuk masyarakat.
"Ada 20 unit bus Transjakarta yang kami operasikan selama pelaksanaan uji coba penghapusan 3-in-1. Penumpang bisa memanfaatkannya tanpa dipungut biaya atau gratis," kata Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono seperti dilansir Antara di Jakarta, Selasa (5/4).
Dia menjelaskan, 20 unit bus itu hanya melayani penumpang rute Bundaran Senayan-Harmoni dan sebaliknya. Pelayanan bus-bus itu juga bersifat kontemporer.
"Artinya, bus hanya dioperasikan pada waktu-waktu pelaksanaan 3-in-1, yaitu pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 16.30 hingga 19.00 WIB. Setelah itu, bus dikembalikan lagi operasionalnya ke koridor masing-masing," ujar Budi.
Sesungguhnya selama ini sudah ada empat unit bus Transjakarta yang dioperasikan secara gratis. Namun, selama pelaksanaan uji coba penghapusan 3-in-1, pihaknya menambahkan jadi 20 unit.
"Dengan adanya penambahan unit-unit bus gratis ini, maka warga jadi memiliki lebih banyak alternatif transportasi, terutama selama berlangsungnya masa uji coba penghapusan 3-in-1," tutur Budi.
Baca juga:
Uji coba penghapusan 3 in 1, Jakarta makin macet parah
3 in 1 dihapus, hampir seluruh jalan protokol jadi macet parah
Uji coba penghapusan 3 in 1, volume kendaraan meningkat
Polda Metro sebut pelayanan Transjakarta masih buruk
Ngantor naik bus, Ahok ingin Transjakarta lebih cepat lagi