Sekda sebut Rp 1 M buat bantu Masjid Luar Batang & seragam marbot
Dia menegaskan, dalam kunjungan itu tak sedikit pun menyinggung soal penggusuran.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, menegaskan kedatangannya ke Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, bukan untuk memprovokasi warga agar keluar dari kawasan itu. Ditegaskannya, dia hanya ingin memberikan sumbangan untuk pengurus dan marbot, juga perbaikan infrastruktur.
"Lahir pemikiran dari saya dan sudah lapor ke Gubernur. Untuk membantu masjid ini dan saya sudah minta rekomendasi pada Biro Dikmental bantuan hibah, bisa di perubahan 2016," katanya di kantornya, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/5).
Saefullah menjelaskan, kedatangannya kemarin merupakan yang ketiga kalinya, setelah dilakukannya pembongkaran Pasar Ikan dan Akuarium. Hibah diberikan, melakukan renovasi masjid, mulai dari tempat wudhu, toilet dan memperbaiki sistem pengairan di masjid. Selain itu, agar marbot dan pengurus memiliki seragam.
"Petugas penjaga sendal wudhu-nya termasuk marbot, susah bedakan antara jemaah dan petugas. Bisa nih kita seragamkan. Karena masjid terbesar seperti Masjid Dil Haram biasanya petugasnya pakai seragam. Rapi sekali, setiap saat bisa kerja dan waktu sholat bisa untuk sholat," tutur mantan wali kota Jakarta Pusat ini.
Dia menegaskan, dalam kunjungan itu tak sedikit pun menyinggung soal penggusuran.
"Tidak ada konsep untuk menggusur warga sekitar masjid," tutupnya.
Baca juga:
Warga Luar Batang pasang spanduk tolak penggusuran
Ahok bela Saefullah yang dituding bawa Rp 1 miliar untuk warga
Pernah bertemu pengurus masjid, pengusiran Sekda dipertanyakan Ahok
Tolak penggusuran, warga geruduk balai kota teriak 'turunkan Ahok'
Sekda diusir, Yusril minta Pemprov DKI tunda penggusuran Luar Batang
Satu Satpol PP luka di pelipis akibat kericuhan warga Luar Batang
Ratusan warga Luar Batang geruduk Balai Kota tuntut Ahok mundur