Satu tewas akibat Gondola jatuh, Intiland Tower salahkan kontraktor
Satu tewas akibat Gondola jatuh, Intiland Tower salahkan kontraktor. Corporate Communication Intiland Tower, Prananda Herdiawan mengungkapkan, gondola yang jatuh ditempatnya belum pernah digunakan sekalipun sejak pertama kali dibeli Tahun 2015 lalu.
Corporate Communication Intiland Tower, Prananda Herdiawan mengungkapkan, gondola yang jatuh ditempatnya belum pernah digunakan sekalipun sejak pertama kali dibeli Tahun 2015 lalu.
Saat hendak dioperasikan, gondola tersebut diperbaiki terlebih dahulu oleh pihaknya untuk menguji kelayakan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, siang ini, gondola itupun ditest apakah sudah berfungsi baik atau tidak.
"Ini gondola sedang ditangani oleh kontraktor service, diperbaiki karena belum pernah digunakan," katanya di lokasi, Rabu (26/10).
Kata dia, kontraktor dari PT. Hitachindo sudah satu minggu menangani perbaikan gondola tersebut.
"Ini dari kontraktor PT Hitacindo, lagi dites, karena memang sejak awal tidak berfungsi untuk diperbaiki," tambahnya.
Dia juga mengklaim bahwa gondola tersebut sanggup mengangkut empat orang sekaligus sebelum ujicoba hari ini. Atas kejadian ini, pihaknya menyampaikan belasungkawa yang mendalam terhadap korban.
"Sudah dites empat orang, di tempat lain kuat empat orang. Ini satu orang baru pertama lalu jatuh. Kita mau minta penjelasan dari kontraktor," kata dia lagi.
Kejadian jatuhnya gondola itu sendiri sempat menarik perhatian karyawan gedung perkantoran lainnya yang berada dekat dengan Gedung Intiland Tower, lantaran suara yang ditimbulkan akibat jatuhnya gondola membuat karyawan dan warga sekitar panik.
Saat dikonfirmasi, pihak Intiland Tower belum memastikan akan memberikan santunan kepada korban gondola yang tewas terjatuh atau tidak. Sebab, korban berasal dari kontraktor PT Hitachindo.
"Tentu kejadian ini tidak kita inginkan. Belum sampai kalau untuk memberikan santunan. Belum tahu, yang penting sekarang korban ditangani dengan baik," kata Prananda.
Pihak Intiland belum melakukan serah terima hasil perbaikan yang dilakukan PT Hitachindo. Menurut Prananda, pihaknya terlebih dahulu menunggu olah kejadian perkara dari jajaran kepolisian Polres Jakarta Pusat. Selain itu, pihak kontraktor juga akan dimintai pertangungjawaban.
"Kita akan proses lebih lanjut dengan kontraktor (PT Hitachindo) kenapa bisa seperti ini," ujarnya.
Gondola yang jatuh dari lantai 23 gedung yang beralamat di jalan Jenderal Sudirman No.Kav 32, Karet Tengsin, Tanahabang, Kota Jakarta Pusat ini terjadi saat dilakukan uji coba. Satu korban tewas bernama Agus Heryadi yang merupakan warga kampung Ranca Bango, RT 01/02. Desa Cirapuhan, Kecamatan Sela Awi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat, Kompol Suyatno menerangkan, kejadian berawal saat korban tengah mengetes gondola usai perbaikan.
"Sekitar pukul 11.15 WIB tiba-tiba gondola tersebut jatuh bersama korban hingga lantai dasar. Gondola juga sempat menabrak videotron ynag terletak di lantai enam gedung Intiland. Korban meninggal dunia di tempat," ujarnya.
Baca juga:
Gondola jatuh dari lantai 23 gedung Intiland, satu tewas
Gondola di Gedung Intiland jatuh diduga tali sling putus
Gondola di Intiland jatuh dalam tahap uji kelayakan
Gondola di Tower Intiland jatuh, siapa tanggung jawab?