Satu orang yang Lolos, Pemprov DKI Lelang Ulang Jabatan Deputi Gubernur
Dia mengatakan proses seleksi untuk Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi akan kembali dilelang. Hal tersebut juga seperti halnya disampaikan oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Tahun 2020, Suharti.
Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir mengungkapkan alasan nama peserta seleksi terbuka Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi tidak diserahkan ke Kemendagri untuk ditindaklanjuti oleh Presiden. Sebab berdasarkan hasil seleksi terbuka hanya ada satu nama yang dinyatakan lolos yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, Tuty Kusumawati.
"Jika hanya satu kandidat yang terbaik hasil Pansel maka tidak dapat di usulkan ke Presiden RI via Mendagri. Karena ketentuan minimal harus ada 3 kandidat terbaiknya bisa lanjut ke Tim Penilai Akhir (TPA/presiden)," katanya saat dihubungi, Jumat (11/12).
Dia mengatakan proses seleksi untuk Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi akan kembali dilelang. Hal tersebut juga seperti halnya disampaikan oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Tahun 2020, Suharti.
"Harus diulang (proses seleksi terbuka untuk Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi)," ucapnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengumumkan tiga nama terpilih seleksi terbuka tahap akhir untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.
Hal tersebut berdasarkan surat Pengumuman Nomor 11 Tahun 2020 tentang Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Sekda dan Deputi Gubernur di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta Tahun 2020.
Surat itu ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Tahun 2020, Suharti pada 8 Desember 2020. Sri menyatakan peserta yang dinyatakan lulus merupakan yang memenuhi syarat dengan nilai skor akhir lebih dari 75,00.
Tiga nama yang terpilih dan memenuhi syarat untuk menduduki kursi Sekda DKI Jakarta yakni Penjabat Sekda DKI Sri Haryati, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali, dan Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko.
Sedangkan untuk peserta untuk Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi yakni Tuty Kusumawati.
"Peserta seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta yang dinyatakan Lulus Seleksi Terbuka Tahap Akhir, selanjutnya akan dibuatkan usulan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian. Yang disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Dalam Negeri untuk proses Tes Penilaian Akhir (TPA) sebagai dasar penetapan SK pengangkatan dalam jabatan," kata Suharti dalam surat pengumuman yang dikutip Liputan6.com, Kamis (10/12).
Sementara itu, untuk peserta deputi tidak dapat ditindaklanjuti usulan kepada Presiden dikarenakan hanya satu orang kandidat yang memenuhi persyaratan.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ada 3 Kandidat, Sekda Pengganti Saefullah Tunggu Keputusan Presiden
Tiga Besar Calon Pengisi Kursi Sekda DKI
Pemprov DKI Prediksi Sekda Pengganti Saefullah Sudah Ada Awal 2021
Cerita Wagub DKI Jalani 13 Hari Isolasi Mandiri Akibat Covid-19
Ini Sosok Calon Sekda DKI Jakarta yang Telah Diserahkan ke Jokowi