LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Sandiaga terkejut Pulau Tidung krisis ikan segar

Bupati Kepulauan Seribu mengatakan krisis ikan segar selain karena cuaca disebabkan karena Pulau Tidung merupakan destinasi wisata. Sehingga konsumsi ikan segar meningkat dan menyebabkan stoknya berkurang.

2018-01-29 16:05:50
Sandiaga Uno
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu. Kunjungannya ini dimanfaatkan para Lurah di Kepulauan Seribu untuk menceritakan masalah di daerahnya masing-masing.

Salah satu keluhan disampaikan oleh Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi. Cecep mengatakan, Pulang Tidung saat ini sedang mengalami krisis ikan segar.

"Terutama saat sekarang ini di Pulau Tidung lagi krisis ikan segar, Pak. Krisis ikan segar," katanya di Pulau Bidadari, Senin (29/1).

Advertisement

Mendengar hal tersebut, Sandi tampak kaget. Pasalnya, Pulau Tidung merupakan pulau strategis yang memang berada di tengah-tengah gugusan Kepulauan Seribu.

"Krisis ikan segar? Bukannya tengah laut itu?," tanya Sandiaga.

Cecep membenarkan jika krisis ikan segar. Salah satunya karena mayoritas nelayan di Pulau Tidung adalah nelayan pancing. Selain itu angin barat daya yang saat ini sedang berhembus kencang membuat dermaga yang berada di sisi Selatan sulit untuk menerbangkan layar kapal.

Advertisement

"Mayoritas nelayan di sana nelayan pancing, ditambah angin barat daya sedang berhembus kencang pak, kami minta tolong segera dibuatkan Jakgrosir pak agar tidak ada krisis-krisis lagi," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu mengatakan krisis ikan segar selain karena cuaca disebabkan karena Pulau Tidung merupakan destinasi wisata. Sehingga konsumsi ikan segar meningkat dan menyebabkan stoknya berkurang.

"Jadi ketika wisatawan datang ke sana, kemudian jadi kurang dia begitu. Kemarin saja tanggal 29-30-31 (Desember) itu yang datang ke Pulau Tidung itu sampai 35 ribu. Itu luar biasa memang sekarang ini. Jadi stoknya pasti akan kurang. Jadi kalau perlu ditambah lagi untuk kerambanya," tutupnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.