Sandiaga soal program RPTRA segera berakhir: Mestinya diterusin
Sebelumnya Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta, Agustino Darmawan, yang mengatakan tahun ini, menjadi tahun terakhir pembangunan RPTRA."Nanti saya akan cek teknis nya, tapi kebijakan kita sama Pak Anies, bahwa ruang terbuka ramah anak ini sangat-sangat diperlukan," kata Sandiaga.
Memperbanyak ruang publik di Jakarta pernah dijanjikan gubernur DKI Jakarta terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama. Sejumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) ngebut dikerjakan.
Program ini dipastikan terus berlanjut di bawah kepimpinan Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno. Pernyataan ini sangat berbeda dengan yang diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta, Agustino Darmawan, yang mengatakan tahun ini, menjadi tahun terakhir pembangunan RPTRA.
Sandiaga mengatakan RPTRA masih sangat diperlukan untuk warga Jakarta, khususnya untuk anak-anak sebagai tempat belajar sekaligus tempat bermain.
"Mestinya diterusin ya, jika diperlukan sama warga, nanti saya akan cek teknis nya, tapi kebijakan kita sama Pak Anies, bahwa ruang terbuka ramah anak ini sangat-sangat diperlukan," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/3).
Dia mengatakan, jika pembangunan RPTRA benar berakhir, dia berharap ada program sejenis yang menghadirkan ruang terbuka.
"Kalau tahun ini misalnya sudah selesai programnya nanti kita liat pengembangan yang lain untukmemastikan adanya ruang terbuka yang diperlukan masyarakat ramah anak," ungkap dia.
"Kita sudah pastikan ruang terbuka yang ramah perempuan, ramah anak, yang bisa dimanfaatkan masyarakat ini akan terus menjadi salah satu prioritas utama di DKI," tegas Sandi.
Baca juga:
Senjakala pembangunan RPTRA setelah Ahok tak lagi berkuasa
RPTRA KKO Cilandak jadi tempat peresmian terakhir Djarot
Seminggu jelang lengser, Djarot resmikan 100 RPTRA di Monas
Temui Ahok, Djarot ingin kebut beberapa program di DKI
Pecahan tembok Berlin hiasi RPTRA Kalijodo
Pasang empat potongan tembok Berlin di Kalijodo, ini penjelasan Djarot
Djarot jelaskan asal muasal hilangnya dana RPTRA