LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Sandiaga sebut Pemprov DKI akan tambah anggaran vaksin difteri

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan anggaran vaksinasi difteri untuk usia di atas 19 tahun. Sebab sekarang wabah difteri juga menyerang masyarakat berusia di atas 19 tahun.

2017-12-27 22:25:00
Penyakit Difteri
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan anggaran vaksinasi difteri untuk usia di atas 19 tahun. Sebab sekarang wabah difteri juga menyerang masyarakat berusia di atas 19 tahun.

"Kita siapkan anggarannya dan kita pastikan juga yang untuk dewasa yang di atas 19 tahun, karena memang yang rentan sekarang itu usia 0-19 tahun itu yang harus jadi fokus kita. Tapi sekarang kita mulai melihat kasus yang di atas usia 19 tahun. Jadi kita harus pastikan bahwa Pemprov tanggap untuk menyediakan anggarannya memastikan vaksinnya tersedia dan imunisasi bisa terbantu," kata Sandiaga di Cipinang, Jakarta, Rabu (27/12).

Sandi masih meminta pada Dinas Kesehatan untuk kembali menghitung penambahan anggaran tersebut. Namun dia menegaskan di tahap awal anggaran vaksin sudah terpenuhi.

Advertisement

Penambahan anggaran, dilakukan karena Pemprov DKI hanya mendapat bantuan sebesar 1,2 juta vaksin dari Kementerian Kesehatan untuk pelaksanaan program Outbreak Response Immunization untuk usia 0 sampai 19 tahun.

"Saya baru minta pada Dinkes untuk menghitung tapi yang tahap pertama kemarin sudah tercukupi dari anggaran kita," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Bang Sandi itu juga berharap seluruh fasilitas kesehatan bisa digunakan untuk menangani penyakit difteri. Tak ketinggalan Sandi juga mengingatkan masyarakat waspada terhadap wabah itu.

Advertisement

"Di beberapa fasilitas kesehatan itu harus dipastikan bisa langsung menangani kasus difteri. Kemarin sudah ada yang beberapa kasus yang sangat mengkhawatirkan kita ingin masyarakat waspada dan Pemprov akan memastikan vaksinnya cukup dan program dari imunisasi itu," ucap dia.

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.