Sandiaga pastikan penutup gorong-gorong di Mampang segera dipasang
Untuk mengurangi bahaya, Sandiaga mengatakan, penutup gorong-gorong yang hilang digantikan sementara dengan road barrier fiber atau barrier plastik. Bahkan, dia juga sudah melaporkan hilangnya penutup gorong-gorong ke kepolisian.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, penutup gorong-gorong yang hilang di underpass Mampang-Kuningan sudah dipesan kembali.
"Alhamdulillah saya sudah dilaporkan Kepala Dinas Bina Marga bahwa penutup sudah dalam order dan dalam perjalanan untuk dipasang kembali," katanya di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (1/6).
Meski masih merupakan tanggung jawab PT Adhi Karya selaku kontraktor, dia mengungkapkan, Pemprov DKI yang akan menyediakannya. Sebab perilaku mengambil penutup saluran air tersebut tidak bisa ditolerir.
"Toleransi kita bukan hanya yang terucap di kata-kata, tapi toleransi kepada pengguna jalan. Masa demi kepentingan dan nilai ekonomis sendiri diambil seperti itu," ujarnya.
Selain itu, politisi Gerindra ini meminta masyarakat melaporkan kepada pihak Pemprov DKI jika melihat ada saluran air yang tak memiliki penutup. "Supaya tidak terjadi lagi dan sangat fatal akibatnya kalau sampai ada korban akibat ketamakan oknum arau kelompok di masyarakat," paparnya.
Lubang di underpass Mampang ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi
Untuk mengurangi bahaya, Sandiaga mengatakan, penutup gorong-gorong yang hilang digantikan sementara dengan road barrier fiber atau barrier plastik. Bahkan, dia juga sudah melaporkan hilangnya penutup gorong-gorong ke kepolisian.
"Kita sekarang lagi memesan kepada kontraktor supaya diadakan penutupnya lagi," tutupnya.
Sebelumnya, puluhan saluran air atau gorong-gorong menganga di Underpass Mampang, Jakarta Selatan. Tidak ada penutup lubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Agustio Ruhuseto pun membenarkan adanya kondisi di Underpass Mampang itu. Dia menduga ada yang sengaja mencuri penutup lubang.
"Yang hilang itu banyak (besi penutup gorong-gorong). Ya mungkin dicuri kayaknya," ujar Agustio.
Underpass Mampang ini dibuat untuk mengurangi kemacetan di Jalan Rasuna Said hingga Mampang. Namun, belum genap berusia dua bulan sejak diresmikan pada 7 April 2018 lalu, tutup gorong-gorong jalan itu hilang.
Reporter: Devira Prastiwi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sandiaga sebut maling penutup saluran di Undepass Mampang tak Pancasilais
Underpass Mampang berlubang, penutup gorong-gorong diduga dicuri
Sandiaga sebut pelaku vandalisme di Underpass Makassar sangat tak bisa ditolerir
Sandiaga minta warga laporkan pelaku vandalisme di Underpass Matraman
Belum genap sebulan, underpass Matraman sudah dicoret-coret