Sandiaga ajarkan Djarot cara jaga harga bahan pokok jelang hari raya
Debat Pilgub DKI memberi kesempatan para calon wakil gubernur untuk membahas satu masalah. Kesempatan ini diambil Sandiaga Uno mempertanyakan kepada Djarot mengenai pengendalian harga sembako di Jakarta.
Debat Pilgub DKI memberi kesempatan para calon wakil gubernur untuk membahas satu masalah. Kesempatan ini diambil Sandiaga Uno mempertanyakan kepada Djarot mengenai pengendalian harga sembako di Jakarta.
Menurut Sandiaga, selama ini Pemprov DKI terlalu banyak jalur distribusi menyebabkan harga melonjak. Untuk itu diperlukan adanya pasokan.
"Kuncinya adalah memastikan pasokan, terutama memasuki hari-hari besar. (Terpenting) memangkas rangkaian distribusi," kata Sandiaga dalam debat di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4).
Sandiaga menyebut, untuk merasakan mahalnya harga bahan pokok harus melihat masyarakat menengah ke bawah.
Djarot sebelumnya berdalih bahwa selama ini telah melakukan pelbagai upaya menahan harga. Salah satunya dengan melakukan operasi pasar dan memberikan subsidi.
"Kita mensubsidi melalui operasi pasar, penerima KJP beli daging 35 ribu. Ini subsidi, sambil mengendalikan harga," jelas Djarot.
Selain itu, kata Djarot, pihaknya selama ini menerjunkan para perusahaan BUMD milik DKI Jakarta. "Kami sudah bekerja sama dengan Jateng (Jawa Tengah) untuk harga bawang merah dan cabai, ini bisa tahan 6 bulan," terangnya.(mdk/ang)