Sandi bakal buat sistem baru tingkatkan penerimaan pajak restoran
"Tapi yang usulan kenaikan pajak restoran itu maksud saya bukan kenaikan pajak rate-nya, tapi collection-nya, karena selama ini banyak pajak restoran yang tidak ter-collect, tidak ter-collect karena sistemnya mereka masih manual dan belum digital," kata Sandiaga.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan penerimaan pajak restoran saat ini masih sangat rendah. Walau begitu, Sandiaga tidak akan menaikkan pajak restorannya tapi akan mendorong agar para penunggak untuk segera melakukan pembayaran.
Caranya, dengan memperbaiki sistem penarikan pajak yang sebelumnya manual menjadi digital.
"Tapi yang usulan kenaikan pajak restoran itu maksud saya bukan kenaikan pajak rate-nya, tapi collection-nya, karena selama ini banyak pajak restoran yang tidak ter-collect, tidak ter-collect karena sistemnya mereka masih manual dan belum digital," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/10).
Saat ini, banyak informasi yang beredar di masyarakat bahwa Pemprov akan menaikkan pajak restoran, Sandiaga meminta para pemilik restoran atau UKM-UKM tidak perlu khawatir karena informasi itu tidak benar.
"Jangan khawatir nih pada UKM-UKM kemarin selalu 'Pak kita lagi susah nih, omzetnya turun, jangan dinaikin pajaknya.' Maksud saya bukan pajaknya dinaikin, tapi justru collection-nya dengan sistem yang lebih baik ke depan," ungkapnya.
Mengenai sistem yang akan diterapkan nanti, ia masih harus berkoordinasi dengan Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Edi Sumantri.
"Ini yang nanti kita tanya sama temen-temen di Pak Edi dan temen-temen di UKM juga, dan juga di Pariwisata yang membidangi restoran," pungkasnya.
Baca juga:
Beda keterangan polisi dan Anies-Sandi soal lawan arus di Puncak
Sandi ingin guru, marbot dan pekerja kuburan dapat KJP Plus
Sandi persilakan rumah dinasnya digunakan untuk Kebaktian
Mendagri sebut rapat Paripurna Anies-Sandi perlu digelar
Sandi soal Anies terobos jalur satu arah Puncak: 100% Tidak benar
Jadi cagar budaya, Anies janji prioritaskan renovasi Masjid Jami Al Mansyur
Tim Anies jawab kabar Gubernur DKI terobos sistem satu arah di Puncak