Revitalisasi Trotoar Dikiritik Karena Ada Kabel Serat Optik Ikut Terpotong
Beberapa kabel serat optik jaringan internet dipotong tanpa pemberitahuan pemiliknya dan tidak ada koordinasi proses eksekusi.
Revitalisasi perapian utilitas di area trotoar, taman dan telekomunikasi khususnya jaringan kabel optik tengah dilakukan Pemprov DKI. Pengerjaan itu menurut Instruksi Gubernur No. 126 Tahun 2018, Pemprov DKI Jakarta bergerak merapikan utilitas di 81 ruas jalan di DKI Jakarta.
Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) mendukung instruksi tersebut. Namun, APJATEL menilai Pemprov DKI Jakarta perlu berkoordinasi ulang mengenai mekanisme perapian yang juga mencakup timeline eksekusinya.
Instruksi yang mengatasnamakan estetika itu, menurut APJATEL, tak dilakukan secara tepat. Beberapa kabel serat optik jaringan internet dipotong tanpa pemberitahuan pemiliknya dan tidak ada koordinasi proses eksekusi. Akibatnya, sejumlah jaringan internet pelanggan di Cikini dan Kemang Raya, mengalami masalah.
"APJATEL sangat menyayangkan tindakan-tindakan sepihak Pemprov DKI jakarta atas pemutusan dan perusakan kabel serat optik milik penyelenggara jaringan telekomunikasi. Kami melihat tidak ada pegangan yang jelas atas dasar-dasar pemutusan kabel ini," ujar ketua APJATEL, Muhammad Arif Angga dalam keterangannya.
Anggota APJATEL, lanjut Angga, mengeluarkan biaya masing-masing untuk melakukan proses perapian.
"Apalagi dalam timeline yang kami terima, (eksekusi) Jalan Cikini Raya seharusnya masih berada pada Desember 2019," tutur Angga.
Angga menekankan, APJATEL juga akan mengambil tindakan atas aksi pemutusan kabel tanpa pemberitahuan ini. "Kami telah berkonsultasi dengan kuasa hukum dan akan melakukan somasi kepada Pemprov DKI Jakarta," kata Angga.
Pernyataan Sikap APJATEL
Menanggapi kebijakan Gubernur DKI Jakarta, APJATEL pun menyampaikan enam pernyataan sikap berikut ini:
1. APJATEL mendukung program dari Instruksi Gubernur No. 126 Tahun 2018, seperti kita ketahui kerapian dan keindahan DKI Jakarta merupakan sesuatu yang baik untuk masyarakat
2. Utilitas telekomunikasi khususnya serat optik merupakan salah satu infrastruktur yang menopang perkembangan ekonomi di DKI Jakarta karena jaringan ini dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat baik korporasi maupun sampai ke pelanggan ritel.
3. Dengan adanya utilitas serat optik, masyarakat dapat menikmati layanan data ataupun internet kualitas terbaik untuk kegiatan bisnis maupun pribadi. Layanan internet juga mendorong perkembangan dunia IoT dan Ekonomi digital yang sangat berkembang akhir-akhir ini.
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Anies Urus Aturan PKL agar Bisa Jualan di Trotoar: Kita Ingin Ada Kesetaraan
VIDEO: Anies Ingin Jakarta Jadi Kota Ramah Pejalan Kaki
Pemprov DKI Kaji Penempatan PKL di Trotoar
Anies Ingin Trotoar di Jakarta Multifungsi
Pemprov DKI Data PKL Terdampak Proyek Revitalisasi 31 Trotoar
VIDEO: Ada Pelebaran Trotoar, PKL di Cikini Pasrah Terpaksa Pindah