LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Rancangan Anggaran Trotoar pada 2020 Dipangkas Rp204 M

"Paket satu kami efisiensi kami kurangi sekitar Rp152,4 Miliar. Kemudian paket dua kami kurangi Rp51,6 Miliar," kata Hari.

2019-11-12 18:57:32
Trotoar Jakarta
Advertisement

Dinas Bina Marga DKI Jakarta bersama Komisi D DPRD menyepakati untuk memangkas anggaran pembangunan trotoar dalam rancangan kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk APBD 2020.

Awalnya anggaran trotoar diusulkan sebesar Rp1,2 triliun dan kini dipangkas sebesar Rp204 milliar. Pemangkasan itu akibat adanya efisiensi anggaran trotoar.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho menyatakan pihaknya melakukan pembatalan pembangunan trotoar sejumlah jalur. Di antaranya yakni Jalan Letjen Suprapto, Kebon Sirih dan Balap Sepeda.

Advertisement

"Paket satu kami efisiensi kami kurangi sekitar Rp152,4 Miliar. Kemudian paket dua kami kurangi Rp51,6 Miliar," kata Hari di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (12/11).

Pengurangan anggaran itupun langsung disetujui oleh anggota dewan yang hadir saat rapat. Palu pun diketok oleh Wakil Ketua D DPRD DKI, Nova Paloh.

"Kami ketok setuju ya? Berarti penurunan Rp204 miliar, baik kami setujui," jelasnya.

Advertisement

Rancangan Anggaran Awal Rp1,1 T

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah gencar membangun dan merevitalisasi trotoar di sejumlah sudut Ibu Kota. Tak tanggung-tanggung, biaya pembangunan trotoar di wilayah Jakarta dianggarkan sebesar Rp1,1 Triliun.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengakui, anggaran pembuatan trotoar menelan biaya paling besar dari Kegiatan Strategis Daerah (KSD).

"Ya sempat ditanyakan kenapa bisa sampai Rp1,1 Triliun. Tapi kita jelaskan bahwa ke depan kita membuat trotoar untuk mengintegrasikan warga masyarakat masuk ke MRT, LRT, BRT. Jadi dapat memfasilitasi pejalan kaki," kata Hari, Sabtu 2 November 2019.

Dia menjelaskan, usulan tersebut sempat dibahas dalam rapat bersama DPRD DKI Komisi D pada pertemuan perdana mereka membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD DKI 2020, Rabu 30 Oktober lalu.

Reporter: Ika Defianti

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.