Ramai Remaja 'SCBD', Satpol PP Jakpus Dirikan Posko di Dukuh Atas
Hendra mengatakan, pendirian tenda milik Satpol PP sebagai indikator bahwa lokasi tersebut patut mendapatkan perhatian khusus untuk memastikan ketertiban tetap terjaga.
Keramaian remaja asal Citayam, Depok, Bogor di Terowongan Kendal dan sekitar Dukuh Atas menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta. Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Hendra mengatakan, pihaknya bahkan mendirikan tenda sebagai posko pengawas di sekitar Dukuh Atas.
Hendra mengatakan, pendirian tenda milik Satpol PP sebagai indikator bahwa lokasi tersebut patut mendapatkan perhatian khusus untuk memastikan ketertiban tetap terjaga.
"Ada (atensi khusus) yang biasanya titik-titik yang kami jaga hanya 2 orang atau monitor saja, sekarang kami melakukan pemasangan tenda," ujar Hendra dikutip pada Kamis (18/7).
Dia berujar, personel yang berjaga di tenda terdiri dari 2 personel ditambah 1 perwira. Para personel mulai berjaga pukul 6 pagi hingga 12 malam. Selain tenda posko di Dukuh Atas, Satpol PP juga mendirikan tenda di Taman Suropati.
"Ada sebagian titik yang kami jaga setiap harinya dari jam 5 sampai jam 11 pertama itu titiknya Sudirman, kedua Terowongan Kendal, dari pagi sampai jam 12 malam masih kita jaga," rinci Hendra.
Satpol PP juga melakukan kegiatan 3 pilar, gabungan personel dari Polsek, Camat Menteng, dan Koramil, untuk meningkatkan kembali penerapan protokol pencegahan Covid-19 agar masyarakat tidak berkerumun.
Kegiatan itu sekaligus sosialisasi kepada remaja di sekitar Dukuh Atas agar tetap menjaga kebersihan. Sosialisasi ini juga melibatkan Jeje, remaja yang dilbatkan Satpol PP sebagai jembatan antara Pemprov DKI dengan para remaja yang kerap nongkrong di Dukuh Atas.
"Kita memberikan sosialisasi atau imbauan kepada masyarakat yang sering berkerumun, atau nongkrong atau membuang sampah di area-area Kendal," pungkasnya.
(mdk/ray)