PRJ merakyat di Monas ala Jokowi diuji coba Juli
Ahok kembali menegaskan, konsep PRJ buatannya dan Jokowi beda dengan JIExpo yang hanya menawarkan barang mahal.
Pagelaran Pekan Raya Jakarta (PRJ) akan diubah konsepnya mulai tahun depan, yakni lebih merakyat. Lokasi acara nantinya tak lagi di JIExpo Kemayoran, melainkan di kawasan Kompleks Monas.
Sebelum benar-benar diterapkan tahun depan, PRJ yang dirancang Gubernur Joko Widodo dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama akan diuji coba bulan Juli mendatang.
"Juli nanti ada lagi kegiatan. Pak Gubernur yang susun, itu masukan dari Pak Gubernur. Beliau yang rancang," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/6).
Tapi untuk melihat sukses tidaknya acara itu nanti, Pemprov DKI menggelar Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) 2013 pada 14-16 Juni di Silang Monas. Kegiatan itu dijadikan tolak ukur untuk pelaksanaan PRJ.
"Sabtu kita mau resmikan PPKD. Kita mau lihat dulu PPKD jalannya seperti apa," jelas pria yang akrab disapa Ahok ini.
Konsep acara pesta rakyat pada bulan Juli nanti akan menyasar pada usaha mikro seperti dulunya dan bukan tandingan PRJ yang saat ini hanya fokus jual beli barang.
"PRJ barang (punya) kita! Kok tanding? Beda konsep. Kita mau kembalikan konsep PRJ yang dulu," tegas Ahok.
Ahok mengaku rencana itu sudah dikomunikasi ke Unit Pelaksanaan Teknis Monas. Sehingga dia optimis tidak ada kendala.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengungkapkan PPKD merupakan embrio dari PRJ. Di mana dirinya akan mengukur barang-barang apa saja yang dipamerkan hingga pola tempat parkir kendaraan yang akan diterapkan.(mdk/lia)